Breaking News
Memuat breaking news...

Hidayatullah, Pemilu Berkualitas Menjadi Cermin Dewasa Atau Tidaknya Demokarasi Indonesia

Redaksi
Redaksi
Senin, 22 Januari 2024 - 6.15 PM WIB
Hidayatullah, Pemilu Berkualitas Menjadi Cermin Dewasa Atau Tidaknya Demokarasi Indonesia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Pemilu berkualitas mencerminkan dewasa atau tidaknya demokrasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan H Hidayatullah, SE anggota MPR RI dari PKS dalam serap aspirasi masyarakat dengan tema Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia yang berlangsung, Jumat (19/1) di Jalan Mustafa, Medan.

Lebih lanjut Hidayatullah menyebutkan ada beberapa syarat pemilu dikatakan berkualitas, salah satunya netralitas aparatur sipil negara. “Kita banyak mendapatkan kabar bahwa mereka para ASN diarahkan untuk memilih salah satu pasangan Calon Presiden tertentu pada Pemilu Februari nanti, ini suatu yang tidak sehat dalam demokrasi kita sebutnya.

Kader Senior PKS ini melanjutkan syarat yang kedua jangan adalagi money Politik dalam semua proses pemilu umum baik itu Pemihan Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD tingkat 1, anggota DPRD Tingkat 2 dan anggota DPD RI. “Seharusnya para calon pemimpin ini menebar visi misi bukan menyebar uang. Yakinkan para calon pemilih dengan visi misi yang kita punya,” lanjut Hidayatullah.

Lalu syarat yang ketiga masyarakat harus ikut berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan ini kita tidak boleh apatis apalagi golput karena pilihan kita akan mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara lima tahun ke depan.

Dalam kesempatan ini Hidayatullah juga mengajak para peserta yang hadir untuk terus mendoakan para pemimpin dengan kebaikan karena kebaikan yang kita kerjakan akan kembali kepada kita juga. Hidayatullah juga mengajak para peserta serap aspirasi masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas dilingkungannya masing masing menjelang pemilu ini, berkompetisi boleh tapi caranya harus santun dan konstitusional sebutnya.

Peserta serap aspirasi masyarakat berasal dari para tokoh perempuan Kota Medan seperti dari Salimah, Sahid, Aisisiyah dan lainnya. (h02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement