Breaking News
Memuat breaking news...

Hormati Keputusan Penetapan 249 Pj Kades Di Madina

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 25 Februari 2023 - 9.32 PM WIB
Hormati Keputusan Penetapan 249 Pj Kades Di Madina
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANYABUNGAN (Waspada): Dalam beberapa hari ke depan, diprediksi 249 penjabat (Pj) kepala desa (Kades) di Kab. Mandailing Natal ditetapkan dan diumumkan ke publik.

"Terkait ditetapan 249 Pj Kades habis masa jabatan 13 dan 17 Februari 2023, kita imbau sama-sama menghormati keputusan diambil pimpinan dalam hal ini Bupati Madina," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Madina Ahmad Meinul Lubis dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (25/2).

Dijelaskannya, keputusan penetapan Pj Kades ini sudah melalui mekanisme, penilaian dan pertimbangan komprehensif, serta mendengar dan menerima setiap masukan, saran dan pendapat dari berbagai stakeholder.

"Harapan pimpinan, tentunya Pj Kades ditugaskan segera bersinergi dengan semua unsur dan masyarakat di desa. Segera lakukan konsolidasi, agar perbaikan organisasi, kondusifitas dan perbaikan kinerja dapat segera berjalan," ujar Meinul.

Harapan ideal ini, lanjut dia, tentunya menjadi tugas berat bagi para Pj Kades, ini tantangan bagi mereka untuk membuktikan eksistensi diri dan pimpinan tepat dalam menugaskan mereka.

Bagi masyarakat, kata dia, tentunya harapan kita adalah agar dapat membantu Pj Kades yang ditugaskan sama-sama bergandengan tangan membangun desa, mengejar berbagai ketertinggalan.

"Kerja sama yang apik dan kondusifitas yang baik tentunya dapat mengantar desa di Kab. Mandailing Natal menjadi desa unggul, sehingga konsep "membangun dari desa" dapat kita wujudkan bersama," ujar Kepala Dinas PMD Madina Ahmad Meinul Lubis. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement