Breaking News
Memuat breaking news...

Hutan Mangrove Silo Baru Berpotensi Agrowisata

Redaksi
Redaksi
Senin, 19 Februari 2024 - 6.57 PM WIB
Hutan Mangrove Silo Baru Berpotensi Agrowisata
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ASAHAN (Waspada): Budi daya tanaman pohon mangrove di pesisir Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, selain diarahkan penyelamatan wilayah dari abrasi juga berpotensi agrowisata.

"Alhamdulillah sejak hasil reboisasi pantai lewat program pemulihan ekonomi Kementerian Kelautan dan Perikanan kini terbentang sekitar 346 hektar mangrove menghijau menatap optimis Selat Malaka," ujar Kades Silo Baru Sofian, Senin (19/2).

Sofian membuka awal kegiatan mangrove ini, Dekan Pertanian Universitas Asahan Saparuddin yang menghubungkan dengan Kemenko Marves lalu menghunjuk Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menindaklanjutinya di tahun 2020. "Selanjutnya dalam tahap pelaksanaan pihak UNA banyak memberi bimbingan," ujarnya.

Budidaya tanaman mangrove di Silo Baru, lanjut Sofian, juga mendapat dukungan dari kementerian terkait di Jakarta, termasuk infrastruktur penunjang yang bisa dimanfaatkan mengembangkan agrowisata dan wisata bahari.

Untuk menopang budidaya, Desa Silo Baru juga membangun penangkar benih mangrove. "Kita gerakkan seluruh partisipasi masyarakat terkait keberadaan hutan mangrove Silo Baru," lanjut Sofian.

Sofian mengambil contoh partisipasi berbagai kalangan, dosen STMIK Royal Kisaran Nurkarim Nehe MSP dan Endra Saputra M.Ak melakukan penyuluhan sukarela tentang Tata Kelola Agrowisata Hutan Mangrove di kalangan perangkat dusun dan desa secara sukarela sejak medio Januari sampai Sabtu 17 Februari 2024.

"Penyuluhan secara waktu dilakukan acak online dan tatap muka,kita harapkan ke depan ada semacam pelatihan misalnya tentang konten kreator, karena pariwisata saat ini tak lepas dari media sosial," tukasnya.(a02-a19-a20)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement