Breaking News
Memuat breaking news...

IAEI Aceh Selenggarakan Silaturrahmi Dan Refleksi Akhir Tahun 2023

Redaksi
Redaksi
Minggu, 24 Desember 2023 - 11.11 AM WIB
IAEI Aceh Selenggarakan Silaturrahmi Dan Refleksi Akhir Tahun 2023
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Aceh menyelenggarakan Silaturrahmi dan Refleksi Akhir Tahun 2023 yang dihadiri DPW dan Komisariat IAEI se Aceh di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh, Sabtu (23/12/2023). Kegiatan ini untuk melakukan evaluasi program kerja IAEI tahun 2023, merencanakan program kerja tahun 2024 dan ajang silaturrahmi para pengurus DPW dan Komisariat IAEI Aceh.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Jalaluddin, MA, AWP, CWC mengatakan, beberapa program kerja telah dilaksanakan IAEI selama tahun 2023 diantaranya, Rapat Kerja pada Februari 2023 dan Islamic Economics Training Camp (IETC) yang merupakan kegiatan kolaborasi dengan International Islamic University Malaysia (IIUM), 21-25 Agustus 2023.

Ketua DPW IAEI Aceh, Prof. Dr. Nazaruddin AW, MA, mengungkapkan, IAEI harus ikut berperan optimal dalam mencapai cita-cita bersama, baik cita-cita nasional, maupun cita-cita daerah. Misalnya, berupaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang melebihi 6%. “Instrumen yang paling memungkinkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tingkat nasional dan tingkat daerah adalah pertumbuhan pembiayaan UMKM,” ungkapnya.

Prof Nazar menilai, negara seperti Malaysia dan Thailand, salah satu yang mendorong pertumbuhan ekonomi mereka adalah pengembangan UMKM. Sementara di Indonesia, UMKM memang tumbuh, tapi masih kecil. Oleh karenanya, IAEI harus mengkoordinasikan kebijakan nasional dengan kebijakan daerah untuk mencapai target pertumbuhan ekononi.

Di Aceh, kata Prof Nazar, telah tercantum dalam Qanun LKS, bahwa setiap Lembaga Keuangan Syariah (LKS) menyalurkan pembiayaan kepada UMKM sebesar 40% dari jumlah pembiayaan yang disalurkan. “Jika hal ini terlaksana dengan baik, pertumbuhan ekonomi di Aceh bisa tumbuh melampaui target, sebab melalui UMKM dapat tumbuh semangat, motivasi, dan gairah baru, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat bergerak dengan cepat,” tegasnya.

Refleksi dan Silatutrrahmi IAEI dipandu oleh Dr. Ridwan Nurdin, SE, MA. Beberapa peserta menyampaikan pandangannya tentang peran IAEI dan pembangunan ekonomi Aceh seperti Prof. Dr. Apridar, S.E, M.Si, Haizir Sulaiman, SH, MH, dan Dr. Israk Ahmadsyah, M.Sc, M.Ec. Pandangan lainnya dikemukakan oleh Perwakilan Komisariat IAEI Universitas Teuku Umar dan Pidie Jaya.

“Saya berharap IAEI dapat lebih eksis dalam bidang penelitian dan pengembangan di sektor keuangan, perbankan Islam, LKS bank dan non bank, dan akuntansi Islam,” saran Prof. Apridar. (b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement