IKRAR Gelar Pengajian, Doakan Perumda Tirtanadi Semakin MajuIKRAR Gelar Pengajian, Doakan Perumda Tirtanadi Semakin Maju

MEDAN (Waspada.id) – Keluarga Besar IKRAR Rekanan Perumda Tirtanadi kembali menggelar pengajian rutin di Masjid Ma'ul Hayah Perumda Tirtanadi, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini dirangkai dengan doa bersama agar Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Direktur Utama Ardian Surbakti terus berkembang dan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam doa bersama tersebut, seluruh peserta memohon agar jajaran direksi, pegawai, serta mitra kerja Perumda Tirtanadi senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, dan kemudahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan.
Pada kesempatan itu, Ustadz Dr. Hasan Basri, M.Pd., menyampaikan tausiah tentang tiga amalan yang harus terus dijaga oleh setiap muslim, yakni senantiasa berzikir agar selalu mengingat Allah SWT, bersyukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya, serta terus memperbaiki amal ibadah sebagai bekal di akhirat.
Pengajian dihadiri unsur penasihat, pengurus, dan anggota Keluarga Besar IKRAR. Dari unsur penasihat hadir Irawadi Siswanto, Edward Syah, T. Ivanda, dan Ilyanef Amhas Sitepu. Turut hadir pula Ketua IKRAR Harist Lubis bersama pengurus dan anggota lainnya.
Ketua Keluarga Besar IKRAR Rekanan Perumda Tirtanadi, Harist Lubis, menegaskan komitmennya untuk terus mempererat silaturahmi dengan manajemen dan pegawai Perumda Tirtanadi serta seluruh anggota IKRAR. Menurutnya, kegiatan positif seperti pengajian rutin dan majelis taklim akan terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat ukhuwah dan meningkatkan nilai-nilai spiritual.
Harist berharap kegiatan pengajian rutin ini dapat terus menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta memperkuat sinergi antara Keluarga Besar IKRAR dengan manajemen Perumda Tirtanadi. Menurutnya, kebersamaan dan doa merupakan modal penting dalam mendukung kemajuan perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama, sesi foto bersama, serta istirahat, salat, dan makan (ishoma). (wsp.id)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda