Breaking News
Memuat breaking news...

Indonesia Inisiasi 'Emergency item Resolution' Atasi Konflik Gaza

Redaksi
Redaksi
Rabu, 25 Oktober 2023 - 11.41 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Agresi militer Israel mengorbankan banyak pihak termasuk pihak-pihak tidak berdosa, anak-anak, dan perempuan di Palestina. Terkait hal itu, Indonesia menginisiasi 'emergency item resolution' dalam penyelesaian permasalahan di Gaza yang menyangkut tentang permasalahan kemanusiaan.

Atas inisiasi tersebut, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana dalam dalam rilis yang diterima, Rabu (25/10/2023) di Jakarta, mengungkapkan Indonesia dalam pertemuan Majelis Parlemen Se-Asia (Asian Parliamentary Assembly/APA) memperoleh apresiasi atas 'emergency item resolution' tersebut.

"Kita mendapat dukungan besar dari berbagai negara. Tentu kita harus kawal bersama sebab isu emergency item ini disokong banyak negara, dan memang begitu urgentnya kondisi di Gaza selama ini. Karena memang kondisinya, Israel melakukan penyerangan secara membabi-buta kepada masyarakat Palestina yang dalam kondisi tidak berdosa menjadi korban," ujar Putu.

"Tentu, kita harus segera temukan solusi untuk perdamaian. Dan nantinya justru solusi yang terpenting adalah bagaiman two state solutions, bagaimana terbentuknya negara Palestina yang merdeka juga hidup berdampingan dengan tetangga negara-negara tersebut," lanjut Fadli yang juga Anggota Komisi I DPR RI tersebut menegaskan.

Disamping itu, politisi Fraksi Partai Demokrat itu menyampaikan Parlemen Indonesia selalu memberikan dukungan kepada APA untuk melakukan penekanan good governance kembali pengelolaan majelis ini untuk keberlangsungan organisasi itu sendiri.

"Disamping juga kita sampaikan dukungan kita untuk bagaimana kontribusi anggaran atau kontribusi dana untuk bisa memperkuat organisasi APA ini dan engagement APA harus dengan berbagai organisasi internasional yang tentu mewakili kawasan Asia secara lebih menyeluruh dan komprehensif," tandas Putu. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement