Breaking News
Memuat breaking news...

Iran Ancam Serang AS Jika Bantu Israel

Redaksi
Redaksi
Minggu, 14 April 2024 - 5.19 PM WIB
Iran Ancam Serang AS Jika Bantu Israel
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Iran mengancam akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) apabila membantu Israel.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mohammad Bagheri mengingatkan respons Israel terhadap operasi militer Iran akan jauh lebih besar, menurut Tasnim.

Mengutip Bagheri, kantor berita tersebut menyatakan alasan serangan tadi malam adalah karena Israel telah melewati garis merah Iran.

Bagheri juga mengaku telah menyampaikan sebuah pesan kepada AS melalui duta besar Swiss jika AS berpartisipasi "dalam gerakan agresif zionis lebih lanjut melalui markas atau aset militer di lintas daerah (tempat) dan terbukti, maka markas, aset, personel di daerah tersebut tak lagi aman.

Dia menambahkan : "Kita akan menilai AS turut sebagai agresor dan akan mengambil tindakan yang sesuai".

Pasca Diserang, Israel 'Ngadu' Ke AS, Inggris Dan Prancis

Israel membuka komunikasi dengan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis saat diserang oleh Iran sejak Sabtu (13/4) malam. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari.

Hagari mengklaim ketiga negara tersebut telah memberi respons. "Kami bekerja sama dengan AS, Inggris, dan Prancis yang bertindak malam ini. Kemitraan ini selalu erat, namun malam ini terwujud dengan cara yang tidak biasa," kata Hagari seperti dilansir CNN International.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengutuk keras serangan drone dan rudal Iran ke Israel. Bidenmengaku telah menginstruksikan pasukan militer untuk membantu Israel mengatasi serangan tersebut.

AS, lanjut Biden, melakukan serangkaian upaya pertahanan termasuk dengan menempatkan pesawat dan kapal penghancur rudal balistik ke wilayah dekat Israel.

Selain itu, Biden mengklaim pihaknya bersama Israel telah berhasil menghancurkan hampir semua drone dan rudal yang dikirim Iran.

Garda Revolusi Iran (IRGC) melepaskan serangan pesawat nirawak (drone) hingga roket ke Israel padaSabtu (13/4) malam.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan tindakan tersebut untuk membela diri sekaligus menunjukkan sikap Iran dalam perdamaian dan keamanan regional serta internasional termasuk soal Palestina.

Serangan tersebut merupakan reaksi atas serangan mematikan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus, Suriah,Senin (1/4) lalu pekan lalu.

Sistem pertahanan anti-misil Israel telah menghalau sebagian besar serangan udara tersebut. Hingga saat ini pihak militer Israel mengklaim serangan hanya merusak salah satu pos militer mereka.

Setidaknya 31 orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat serangan udara Iran ke Israel.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement