Breaking News
Memuat breaking news...

Iran Hancurkan Pusat Komando dan Markas Utama Pangkalan Militer AS di Bahrain

Redaksi
Redaksi
Selasa, 3 Maret 2026 - 2.30 PM WIB
Iran Hancurkan Pusat Komando dan Markas Utama Pangkalan Militer AS di Bahrain
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Iran kembali melancarkan serangan udara ke pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain sebagai balasan atas gempuran Israel dan AS pada akhir pekan lalu.

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menuturkan pasukannya telah melancarkan "serangan drone dan rudal besar-besaran" terhadap pangkalan militer AS di Sheikh Isa, Bahrain, pada Selasa (3/3) pagi.

IRGC mengerahkan setidaknya 20 drone dan tiga rudal dalam serangan itu.

"IRGC mengerahkan 20 drone dan tiga rudal yang menghancurkan pusat komando dan markas utama pangkalan militer AS dan membakarnya," kata IRGC seperti dikutip Al Jazeera.

Iran masih terus melancarkan serangan balasan ke situs militer AS di Timur Tengah, yang menyebabkan negara-negara Arab tempat markas pasukan AS berada ikut digempur.

Terbaru, Iran melancarkan serangan yang menyasar kedutaan besar AS di Riyadh, Arab Saudi, hingga misi diplomatik Negeri Paman Sam di negara itu terpaksa tutup.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi menuturkan serangan itu menyebabkan kebakaran kecil di sekitar gedung,

"Kedubes AS di Riyadh telah diserang oleh dua drone berdasarkan penilaian awal. Serangan ini menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakaan minor pada gedung," bunyi pernyataan Kemhan Saudi. seperti dikutip AFP.

Kementerian Luar Negeri AS juga telah memerintahkan seluruh staf diplomatik dan anggota keluarnya di Bahrain, Irak, Yordania, untuk pergi dari negara itu.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement