Breaking News
Memuat breaking news...

Iran Kebut Pemulihan Kilang Minyak Usai Diserang AS- Israel

Redaksi
Redaksi
Senin, 13 April 2026 - 8.13 AM WIB
Iran Kebut Pemulihan Kilang Minyak Usai Diserang AS- Israel
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TEHERAN (Waspada.id): Pemerintah Iran bergerak cepat memulihkan fasilitas energi nasional setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Otoritas perminyakan menargetkan sebagian kilang minyak yang terdampak dapat kembali beroperasi dalam waktu 10 hari ke depan.

Kepala Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Mohammad Sadegh Azimifar, mengatakan tim pemulihan dan kontraktor telah dikerahkan ke berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan. Di pusat penyimpanan minyak Shahr-e Rey, sekitar 2.000 personel dikerahkan untuk memperbaiki sistem transfer dan penyimpanan.

“Dalam jangka pendek, kami fokus membersihkan puing dan mengganti peralatan yang rusak, dengan target mengaktifkan kembali sebagian kilang dalam waktu sekitar 10 hari,” ujarnya, dikutip dari Kantor Berita Tasnim, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar fasilitas yang terdampak diperkirakan dapat dipulihkan hingga 70–80% kapasitas dalam waktu satu hingga dua bulan. Namun, untuk pemulihan penuh, dibutuhkan rencana jangka menengah hingga panjang.

Azimifar juga mengungkapkan bahwa serangan tersebut menyasar hampir seluruh rantai industri minyak, mulai dari kilang, jalur transportasi, hingga fasilitas penyimpanan bahan bakar penerbangan. Salah satu titik terdampak berada di Pulau Lavan yang tetap menjadi target meski sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata.

Sementara itu, Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, memastikan pasokan bahan bakar domestik dan kegiatan ekspor minyak tetap berjalan normal di tengah tekanan militer.

Ia juga memuji dedikasi para pekerja sektor energi yang dinilai berhasil menjaga ketahanan pasokan selama masa konflik.

“Situasi ini menuntut percepatan pembangunan kembali dengan memanfaatkan kapasitas yang ada, sekaligus memastikan efisiensi dalam penggunaan anggaran,” ujarnya.

Pemerintah Iran kini menetapkan pemulihan empat kilang gas serta sejumlah fasilitas minyak lainnya sebagai prioritas utama tahun ini. Proses rekonstruksi tersebut akan berjalan paralel dengan agenda pembangunan infrastruktur energi jangka panjang guna memperkuat ketahanan energi nasional. (invid)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement