Breaking News
Memuat breaking news...

Iran Terancam Mundur Dari Piala Dunia Imbas Serangan AS-Israel

Redaksi
Redaksi
Minggu, 1 Maret 2026 - 8.10 AM WIB
Iran Terancam Mundur Dari Piala Dunia Imbas Serangan AS-Israel
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Tim Nasional Iran berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026 imbang perang. Reuters

TEHERAN (Waspada.id): Iran berpeluang mundur dari Piala Dunia 2026 imbas dari serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel di wilayah negeri para mullah tersebut.

Presiden federasi sepakbola Iran, Mehdi Taj, menyebut ada potensi Iran tak bisa ambil bagian dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tersebut.

Saat ini, setelah adanya serangan AS dan Israel di wilayah Iran, yang dibalas dengan serangan ke pangkalan militer AS di Timur Tengah dan Israel, Sabtu (28/2), situasi jadi tak menentu.

Liga sepakbola Iran, misalnya, telah ditunda untuk sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Perang yang berkecamuk menjadi penentu liga akan lanjut atau dihentikan.

"Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat, sepertinya kita tidak bisa menaruh harapan pada Piala Dunia," kata Taj dilansir dari Marca.

"Akan tetapi para pemimpin olahraga [FIFA] yang harus memutuskan hal itu," ujarnya menegaskan posisi Iran dalam turnamen sepakbola sejagad tersebut.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis FIFA, Iran akan tampil di AS pada babak grup. Iran akan berhadapan dengan Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles, serta Mesir di Seattle.

Bahkan, Iran berpotensi bertemu dengan AS jika lolos ke babak gugur. Ada potensi Iran bertemu AS pada babak 32 atau laga selanjutnya jika bisa meraih kemenangan.

Hingga kini FIFA belum mengambil sikap soal potensi Iran mundur dari Piala Dunia 2026. AFC juga belum bersikap soal wakil Iran yang akan bertanding dalam Liga Champions Asia Elite musim ini. (id08/cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement