Breaking News
Memuat breaking news...

Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut Siap "Martunyak" Demi Madina

Redaksi
Redaksi
Minggu, 10 Desember 2023 - 1.59 PM WIB
Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut Siap "Martunyak" Demi Madina
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada): Dalam dialog sejumlah jurnalis di Taman Kota Panyabungan, Minggu (10/12), muncul sejumlah nama Caleg DPRD Sumut yang diyakini dapat memberi kontribusi signifikan untuk masyarakat Mandailing Natal.

"Menurut saya, kita butuh salah satu sosok Iskandar Hasibuan menjadi anggota DPRD Sumut yang sangat paham tentang Madina, sebagai wartawan puluhan tahun di Madina," ujar Hanapi Lubis, penasehat Forwakot.

Dikatakannya, Iskandar Hasibuan salah satu contoh sosok, selain pengalaman sebagai jurnalis, dia juga pernah jadi anggota DPRD Madina. "Sudah barang tentu beliau tahu kebutuhan yang akan diperjuangkan ketika duduk di DPRD Sumut," katanya.

Dijelaskan, dalam rekam jejak Iskandar Hasibuan terlihat nyata saat menjadi anggota DPRD Madina 2009-2014, dia siap "martunyak" (berdebat sengit) menjadi pendobrak untuk kepentingan masyarakat Madina.

"Saya melihat, sebagai anggota DPRD Madina, Iskandar Hasibuan sangat disiplin, walaupun sering mengendarai sepeda motor walaupun memakai dasi," ujarnya.

Hanapi mengungkapkan, diharapkan, H. Harun Mustafa Nasution menjadi anggota DPR RI, praktis akan kekurangan halak hita (orang kita, red) di DPRD Sumut yang memberi kontribusi nyata bagi Madina. "Makanya, kita putuh karakter seperti Iskandar Hasibuan," ujar Hanapi.

Dia mengingatkan, halak hita juga memilih Caleg DPR RI Dapil II. "Insya Allah, dengan cara masif seperti ini, saya optimis tiga atau empat Caleg DPR RI tembus ke Senayan," ujar Hanapi.

Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut dari PDIP nomor urut 8, jika terpilih, mengungkapkan, banyak masalah yang harus diselesaikan secara maksimal.

"Salah satunya yang sangat kontras untuk petani Madina yang sudah sering "menjerit" karena persoalan drainase yang tidak beres. Itulah yang harus diburu, didobrak, walaupun pun terpaksa "martunyak" dengan pemerintah provinsi, demi masyarakat Madina," ujar Iskandar Hasibuan (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement