Breaking News
Memuat breaking news...

Isu Mutasi Pejabat Pemkab Aceh Singkil, Begini Kata Plh BKPSDM

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 April 2023 - 1.47 PM WIB
Isu Mutasi Pejabat Pemkab Aceh Singkil, Begini Kata Plh BKPSDM
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SINGKIL (Waspada): Embusan isu mutasi pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Aceh Singkil kian merebak.

Sejak memasuki awal Januari isu mutasi pejabat ini terus dihembuskan, kendati hingga kini tak kunjung dilaksanakan oleh Penjabat Bupati dan apa penyebabnya.

Beredar kabar Pj Bupati juga sudah mengajukan nama-nama pejabat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), untuk dilantik menduduki jabatan eselon II.

Namun sayangnya hingga kini isu mutasi yang diembuskan tersebut tak kunjung dilaksanakan. Akibatnya sejumlah pejabat eselon II pun mulai gelisah dalam bekerja.

Informasi yang berhasil dihimpun Waspada.id, dikabarkan KASN belum menyetujui terkait usulan untuk seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Lingkungan Pemkab Aceh Singkil. Lantaran belum dieksekusinya salah satu poin rekomendasi KASN oleh Pj Bupati Aceh Singkil.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Ali Hasmi melalui Plh, Mulianto dikonfirmasi Waspada.id, Selasa (11/4) mengatakan, terkait mutasi pejabat eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil masih menunggu rekomendasi dari Mendagri.

Begitupun katanya, tidak tau apa kendalanya sehingga belum keluarnya rekomendasi Mendagri tersebut untuk pelantikan pejabat eselon II.

“Izin dari KASN sudah keluar namun ada kewenangan dari Mendagri dan harus ada izin dari Mendagri lagi,” ucap Mulianto.

Sementara untuk pelantikan jabatan eselon III dan IV katanya, akan dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja ASN.

“Bupati ada tanya bagaimana kalau pejabat eselon III dan IV di asessmen,” sebutnya.

Lantas setelah, dikoordinasikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) disebutkannya, untuk pengangkatan jabatan eselon III dan IV cukup dengan evaluasi kinerja atau melalui talent pool, ucap Mulianto.

Sementara saat disinggung mundurnya Khalilullah dari jabatan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) karena mencuatnya dugaan kasus korupsi Seminar Syekh Abdurrauf As-Singkili, Mulianto mengaku tidak mengetahui persis terkait persoalan seminar tersebut.

Namun katanya, Khalilullah mengajukan pengunduran diri dari jabatan karena ingin fokus melanjutkan belajar mengambil S2.

"Yang kami tau mundurnya Kadisdikbud karena mau peningkatan pendidikan S2, kalau terkait Seminar itu kami tidak tau, itu ranah Pj Bupati," tegas Mulianto.

Selain Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Khalilullah, dikabarkan Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bambang juga mundur dari jabatannya di masa kepemimpinan PJ Bupati Marthunis. (B25)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement