Breaking News
Memuat breaking news...

Italia Senasib Spanyol, Portugal

Redaksi
Redaksi
Minggu, 30 Juni 2024 - 8.36 PM WIB
Italia Senasib Spanyol, Portugal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size


BERLIN (Waspada): Italia bukan satu-satunya tim juara bertahan yang keok pada babak 16 besar di tiga edisi terakhir Euro. Spanyol dan Portugal juga pernah mengalami nelangsa serupa.

Menyandang status juara bertahan, Italia kandas di babak 16 besar Euro 2024. Gli Azzurri dipaksa menyerah 0-2 dari Swiss di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (29/6) malam WIB.

Dua gol kemenangan Swiss masing-masing dicetak Remo Freuler pada menit ke-37 dan Ruben Vargas di menit ke-46. Dilansir Opta, Italia jadi tim ketiga yang terkena kutukan juara bertahan di tiga edisi terakhir.

"Masing-masing dari tiga tim juara terakhir Piala Eropa tersingkir di babak 16 besar turnamen berikutnya. Spanyol di Euro 2016, Portugal di Euro 2020, dan Italia di Euro 2024. Rintangan," demikian keterangan Opta.

Sebagai juara bertahan, Spanyol tampil buruk dan tersingkir pada 16 besar Euro 2016 setelah kalah 0-2 dari Italia. Kemudian Portugal melanjutkan tren itu di edisi berikutnya. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan disingkirkan Belgia pada 16 besar Euro 2020, setelah empat tahun sebelumnya juara di Prancis.

Kini Italia melanjutkan tren itu. Juara Euro 2020 itu tak berdaya pada 16 besar Euro 2024. Skuad arahan Luciano Spalletti seolah tak berkutik melawan Swiss yang berstatus nonunggulan.

Kendati demikian, kegagalan Italia di Euro 2024 bukan yang terburuk. Ada beberapa tim yang punya rekor lebih parah.

Yunani yang pernah merebut gelar juara Euro 2004, hanya mampu finis sebagai juru kunci fase grup Euro 2008 tanpa perolehan poin.

Sementara Spanyol dan Prancis punya cerita lebih tragis. Keduanya pernah menyandang status juara bertahan tetapi gagal lolos ke putaran final edisi selanjutnya. (m18/cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement