Breaking News
Memuat breaking news...

Italia Tak Gentar Main Di Bosnia

Redaksi
Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026 - 4.30 PM WIB
Italia Tak Gentar Main Di Bosnia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Gennaro Gattuso tak gentar tekanan suporter tuan rumah Bosnia. Reuters

ZENICA (Waspada.id): Pelatih Italia Gennaro Gatuso tak gentar menghadapi tekanan suporter tuan rumah saat menghadapi Bosnia Herzegovina di final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026. Duel Bosnia vs Italia akan dihelat di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4) dini hari WIB.

Gattuso memikul beban berat di pundaknya untuk meloloskan Italia ke putaran final Piala Dunia untuk kali pertama sejak terakhir tampil di edisi 2014.

Setelah sukses menyingkirkan Irlandia Utara 2-0 di semifinal, Italia akan menghadapi Bosnia yang akan didukung suporter fanatik.

Gattusso menaruh hormat kepada Bosnia yang berhasil melaju ke final playoff usai menaklukkan Wales lewat drama adu penalti. Namun, ia menegaskan tak gentar bermain di hadapan suporter lawan.

"Rasa hormat kami kepada Bosnia sangat besar, setelah apa yang mereka tunjukkan di lapangan. Sedangkan untuk para suporter, mereka tidak bisa cetak gol, itu tidak pernah terjadi dalam karier saya," kata Gattuso dilansir Reuters.

Gattuso ditunjuk sebagai pelatih Italia menggantikan Luciano Spalletti yang gagal membawa Gli Azzurri lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Mantan pemain AC Milan itu menegaskan ambisinya mengantar Italia lolos ke Piala Dunia 2026, sekalipun kemungkinan akan meminggirkan permainan indah.

"Mungkin kami tidak memainkan sepak bola ultra-ofensif dan kurang brilian. Tetapi saat ini saya lebih menyukai tim yang solid, yang lebih sedikit menderita, meskipun itu berarti kurang terlihat indah," ujar Gattuso. (id08/cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement