Breaking News
Memuat breaking news...

Jalan Kabupaten Di Agara Terancam Putus

Redaksi
Redaksi
Selasa, 10 September 2024 - 4.46 PM WIB
Jalan Kabupaten Di Agara Terancam Putus
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): Warga di Kecamatan Lawe Bulan, meminta pihak Pemkab Aceh Tenggara (Agara) agar memperbaiki jalan kabupaten yang terancam putus.

Sejak dua minggu yang lalu, ujar Hendri, warga Kutacane, paska diguyur hujan lebat dan banjir akibat meluapnya sungai Kali Bulan, perlahan ruas jalan kabupaten semakin mengecil.

Pasalnya, jalan yang menghubungkan Lawe Rutung - Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan, semakin mengecil karena abrasi dan hantaman banjir sungai Lawe Bulan.

Selain membuat badan jalan terancam putus akibat abrasi dan banjir, puluhan rumah warga yang berada di bantaran sungai juga terancam ambruk dan hanyut digerus sungai Lawe Bulan.

Jalan ini merupakan sarana vital dan penghubung bagi warga Kecamatan Lawe Bulan. Karena, jika jalan ini putus diterjang arus sungai Lawe Bulan, praktis hubungan Kute Lawe Rutung - Pulonas Baru putus total.

Sebelum jalan ruas kabupaten di Kecamatan Lawe Bulan terputus, warga Pulonas Baru dan Lawe Rutung serta warga Agara lainnya, mendesak pihak Pemkab Agara agar segera memperbaiki badan jalan yang sebagain telah amblas ke dasar sungai.

Kadis PUPR Agara, Sadli Desky kepada Waspada, Senin (10/9) mengatakan, dalam waktu dekat pihak PUPR akan berkordinasi dengan pimpinan, apakah memungkinkan diperbaiki dalam waktu dekat atau menunggu waktu yang tepat.(b16)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement