Breaking News
Memuat breaking news...

Jalan Nasional Amblas Ancam Nyawa Pengendara 

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 23 September 2023 - 9.13 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TELUKDALAM, Nisel (Waspada): Jalan Nasional Teluk Dalam menuju Gunungsitoli tepatnya di Km 7,2 Desa Ganowo Saua Kabupaten Nias Selatan amblas sejak seminggu yang lalu. Hal ini jika tidak segera ditangani akan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Setengah badan jalan nasional tersebut amblas hingga menimbulkan lubang yang cukup lebar dan dalam. Warga setempat hanya menutup lubang akibat amblasnya jalan tersebut dengan daun kelapa dan kayu sebagai tanda agar pengendara roda 2 maupun roda 4 lebih hati-hati bila melintasinya.

Menurut warga setempat amblasnya jalan tersebut terlihat sudah hampir seminggu, namun sampai saat ini Sabtu (23/9) belum ada perbaikan maupun pemasangan tanda bahaya (marka jalan).

Sokhikhou Zidomi, 46, salah seorang pengendara sepeda motor kepada wartawan, Sabtu (23/9) mengaku dia yang berboncengan dengan anaknya sehari sebelumnya hampir mengalami kecelakaan saat melintas di jalan yang amblas tersebut.

"Saya yang berboncengan dengan anak saya hampir mengalami kecelakaan saat melintas pada malam hari di jalan yang amblas saat hendak pulang ke rumah. Beruntung anak saya sempat mengingatkan saya bahwa di depan ada lubang di badan jalan yang kami lintasi sehingga dengan reflek mengindar dan kami selamat dari kecelakaan," tutur Sokhikhou.

Sokhikhou berharap pihak terkait yang menangani jalan nasional ruas Gunungsitoli- Telukdalam segera memperbaiki jalan yang amblas tersebut guna menghindari jatuhnya korban jiwa.

Sementara Satker PPK 3.5 Nias yang berusaha dikonfirmasi melalui telepon seluler sampai berita ini dikirim belum berhasil.(a26)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement