Breaking News
Memuat breaking news...

Jalan Nasional Km 52 Lolomaya Nisel Masih Dibiarkan Amblas

Redaksi
Redaksi
Jumat, 6 Oktober 2023 - 7.58 PM WIB
Jalan Nasional Km 52 Lolomaya Nisel Masih Dibiarkan Amblas
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TELUKDALAM, Nisel (Waspada): Jalan Nasional ruas Telukdalam menuju Nias Barat tepatnya Km 52, Desa Lolomaya, Kecamatan O'ou, Kabupaten Nias Selatan yang amblas beberapa waktu lalu masih belum diperbaiki.

Jalan Nasional tersebut hampir setengah badan jalan mengalami amblas dengan panjang mencapai 200 meter. Jalan ini merupakan akses transportasi satu-satunya penghubung antara Kabupaten Nias Selatan dengan Kabupaten Nias Barat.

Pantauan di lapangan, Kamis (5/10) terlihat setengah badan jalan sudah amblas. Terlihat tembok penahan sementara di sisi jalan telah dipancang batang kelapa agar tanah tidak semakin amblas. Kendaraan yang lewat mesti ekstra hati-hati dan antri menghindari kecelakaan lalu lintas.

Odaligo Halawa, penggalas ikan keliling yang sering melintasi jalan tersebut kepada wartawan, Kamis menuturkan akibat jalan yang amblas ini sudah banyak menelan korban jatuh, bahkan ada yang meninggal dunia.

"Iya bang akibat jalan yang amblas ini dah banyak pengendara yang jatuh bahkan ada yang meninggal dunia," ujar Odaligo.

Odaligo mengakui jika pihak pengelola jalan nasional telah melakukan penanganan sementara dengan menimbun jalan yang amblas dengan sitru. Namun beberapa minggu kemudian kembali amblas.

Masyarakat setempat meminta agar Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional segera melakukan perbaikan guna menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak.

Sementara pejabat PPK 3.6 Nias, Faber yang dikonfirmasi, Jumat (6/10) membenarkan jalan nasional di Km 52 Desa Lolomaya mengalami amblas.

Dia menjelaskan penyebab jalan tersebut amblas akibat struktur tanahnya labil. Untuk penanganan sementara pihaknya terus melakukan penimbunan agar tidak semakin dalam.

Menurut Faber, untuk penanganan lebih lanjut pihaknya sedang melakukan penelitian tanah dan desain konstruksi yang tepat untuk lokasi jalan amblas tersebut.

Guna mengindari kecelakaan, pihaknya juga sudah memasang rambu yang terbuat dari beton dan menghimbau agar masyarakat pengguna jalan berhati-hati saat melintas di tempat tersebut. (a26)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement