Breaking News
Memuat breaking news...

Jamaah Calhaj Batubara Ditepung Tawar

Redaksi
Redaksi
Jumat, 17 Mei 2024 - 12.06 PM WIB
Jamaah Calhaj Batubara Ditepung Tawar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

  LIMAPULUH (Waspada): 249 jamaah calon haji asal Kabupaten Batubara yang tergabung Kloter 11 ditepung tawari, di Aula Kantor Bupati Batubara di Limapuluh, Kamis (16/5).

  Acara tepung tawar ini dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Batubara Nizhamul, SE, MM, Kapolres, Staf Ahli Bupati, Kabag Kesra dan undangan.

  Pj. Bupati Nizhamul atas nama Pemerintah Kabupaten Batubara, dengan suka cita mengucapkan selamat kepada jamaah calon haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2024 M/1445 H melalui Bandara KNIA.

  "Kami merasa syukur dan haru sebab berkesempatan untuk melaksanakan tepung tawar bagi jamaah calon haji Kabupaten Batubara yang akan menjadi dhuyufurrahman," ujarnya.

  Tepung tawar ini merupakan tradisi adat budaya Melayu, sebagai wujud persembahan syukur atas terkabulnya suatu keinginan atau usaha yang diiringi doa, agar mendapat berkah dan ridho dari Allah SWT, serta terhindar dari mara bahaya.

  Bupati juga mengimbau para jamaah Calhaj Kabupaten Batubara, untuk senantiasa menjaga kesehatan, tingkah laku dan pola hidup sehat secara disiplin, sampai hari pelaksanaan ibadah haji nantinya.

  "Ini penting kami ingatkan karena rata-rata jamaah calon haji ini berusia di atas 47 tahun, bahkan tertua 85 tahun, yaitu bapak Mustari dari Desa Aras Kecamatan Air Putih, sedangkan jamaah termuda berusia 23 tahun, yaitu Dini Fatmahsari br. Batubara dari Desa Seisuka Kecamatan Seisuka yang menggantikan orang tuanya karena meninggal dunia," terang Nizhamul.

  Selanjutnya mendoakan agar perjalanan istimewa ini diberi Allah SWT kelancaran, sehingga keberangkatan ke tanah suci dan sampai kembali ke tanah air, tidak ditemui suatu hambatan apapun, dan selalu diberikan kesehatan baik jasmani maupun rohani, sehingga dapat menjadi haji yang mabrur. 

  Kegiatan tepung tawar ini diawali pembacaan ayat suci Al Qur’an, tausiah agama dan doa bersama. (a.18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement