Breaking News
Memuat breaking news...

Jangan Panik Hadapi Omicron, Mendagri: Tetap Jaga Prokes

Redaksi
Redaksi
Jumat, 4 Februari 2022 - 8.25 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta masyarakat tidak panik dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 akibat Omicron. Menurutnya, varian baru bisa dicegah penularannya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Apa pun variannya, apa pun juga penularannya, nomor satu adalah protokol kesehatan. Jadi, pakai masker itu tolong tekankan betul berulang-ulang," kata Tito dalam keterangannya, Kamis (3/2)."

Pasalnya, dia menilai penggunaan masker menjadi bagian paling penting dalam mencegah penularan Covid-19.

“Dengan adanya Omicron ini, maka strategi kita adalah selain pengetatan protokol kesehatan, terutama pakai masker,” kata Tito.

Diketahui, hingga saat ini para ilmuwan dan epidemiologi masih mempelajari karakteristik varian Omicron dan berbagai jenis varian lainnya. Di tengah imbauan untuk tak panik, namun masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19 dan varian lainnya.

Selain memperketat protokol kesehatan, Tito juga meminta kepala daerah untuk mempercepat vaksinasi. Menurutnya, upaya ini perlu kolaborasi dan sinergisitas semua pihak untuk akselerasi vaksinasi.

Meski telah mengeluarkan kebijakan vaskin booster secara gratis bagi masyarakat, pemerintah tetap menekankan prioritas pemberian vaksinasi bagi yang belum divaksin.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan mendukung upaya pemerintah dalam ikhtiar menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity untuk menghadapi pandemi Covid-19 dan beberapa variannya.

"Semua harus bergerak percepat vaksinasi," imbuh Mendagri.(J02)"
Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement