Breaking News
Memuat breaking news...

Jasad Bayi Terkubur Di Pekarangan Rumah

Redaksi
Redaksi
Kamis, 6 Juli 2023 - 7.50 PM WIB
Jasad Bayi Terkubur Di Pekarangan Rumah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANYABUNGAN (Waspada): Jasad bayi ditemukan di Lorong Aekgaloga, Desa Pidolilombang, Kec. Panyabungan, Kab. Madina -- sebelum ditaruh di dalam kardus -- setelah ditemukan terkubur sekira 30 cm di halaman rumah dibungkus kain putih.

Informasi dihimpun waspada.id dan beritasore.co.id, Kamis (6/7), jenazah bayi jenis kelamin perempuan ditemukan Anwar, pemilik rumah, ketika menjemur kain di halaman rumah.

Dia curiga melihat gundukan tanah dan bercak mirip darah, sehingga pemilik rumah memperjelas bekas galian dan gundukan tanah di pekarangan rumah.

Menemukan jasad bayi, pemilik rumah langsung melapor ke aparat desa, selanjutnya melapor ke pihak kepolisian.

Ketika dikonfirmasi, Pj Kades Pidolilombang Agustina membenarkan, gundukan tanah berisi jasad bayi ditemukan warga setempat saat menjemur kain.

“Benar, warga menemukan jasad bayi. Jasad bayi ditemukan terkubur di areal pekarangan warga, kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Panyabungan," ujar Agustina.

"Kondisi jasad bayi dibungkus kain putih. Kondisinya sangat memprihatinkan,” tambahnya lagi.

Kapolres Madina AKBP Reza Cas, SIK,SH.MH melalui Kasubsi Penmas Polres Madina Iptu Binton Silalahi menuturkan, jasad bayi ditemukan dalam gundukan tanah di areal pekarangan warga sekira pukul 17.30, ditemukan warga setempat.

“Kami dari pihak kepolisian Polres Madina masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya.

Informasi diperoleh, beberapa kali ditemukan jenazah bayi sebelumnya di Madina, tapi baru kali ini jasad bayi terkubur di halaman rumah. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement