Breaking News
Memuat breaking news...

Jelang Pemilu 2024, Sat Samapta Polrestabes Medan Gelar Simulasi Penanganan Aksi Unjuk Rasa

Redaksi
Redaksi
Senin, 21 November 2022 - 5.59 PM WIB
Jelang Pemilu 2024, Sat Samapta Polrestabes Medan Gelar Simulasi Penanganan Aksi Unjuk Rasa
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu Tahun 2024 di Kota Medan, Polrestabes Medan khususnya Sat Samapta Polrestabes Medan menggelar Simulasi Penanganan Aksi Unjuk Rasa yang dilaksanakan di halaman Apel Polrestabes Medan Jl. H.M.Said No.1 Medan, Senin (21/11).

Simulasi diawali dengan pengarahan dari Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda diwakili oleh Kasat Samapta Kompol Pardamean Hutahaean dan dihadiri Wakasat Samapta AKP Ferymon, para perwira jajaran Sat Samapta dan seluruh anggota Sat Samapta lainnya

Kasat Samapta Kompol Pardamaean Hutahaean memerintahkan kepada para perwira dan anggotanya agar terus meningkatkan kemampuan personil dan serius dalam pelaksanaan simulasi Penanganan Aksi Unjuk Rasa.

"Seluruh personil diharapkan, benar - benar melaksanakannya, mengamankan setiap tahapan Pemilu dengan sebaik - baiknya. Yang terpenting berupaya mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta pemilu," ujar Kasat Samapta.

Kasat Samapta menegaskan agar para personel jangan lengah dan main - main dalam pelaksanaan ini, karena Simulasi ini sebahagian dari apa yang nantinya kita hadapi dilapangan. Bagi Team Negosiator benar - benar perhatikan dan berikan penjelasan yang sejelas - jelasnya kepada massa unjuk rasa yang akan melakukan aksinya, lakukan pendekatan secara persuasif dan preventif, agar massa penghunjuk rasa merasa nyaman.(m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement