Breaking News
Memuat breaking news...

Jembatan Pantei Dona Kembali Ambruk

Redaksi
Redaksi
Selasa, 19 September 2023 - 6.05 PM WIB
Jembatan Pantei Dona Kembali Ambruk
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): Setelah sempat mendapat perbaikan kendati dengan kondisi darurat, jembatan biley Pantei Dona yang menghubungkan kecamatan Tanoh Alas - Semadam, Aceh Tenggara, Selasa (19/9) kembali ambruk.

Ambruknya jembatan penghubung 2 kecamatan tersebut, membuat hubungan masyarakat Aceh Tenggara lainnya dengan 3 wilayah seberang terganggu, karena saat ini, jembatan yang ambruk tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Jembatan Pantei Dona ini, ujar Sopian, merupakan jembatan yang sangat vital bagi petani di beberapa wilayah, bahkan sering digunakan sebagai jalur untuk mengangkut hasil bumi dan mendistribuskan barang kebutuhan pokok bagi warga seberang Sungai Alas.

Sayangnya, dari tahun ke tahun, meski selalu diperbaiki pihak Pemkab, bahkan kesannya telah menjadi rutinitas, namun kondisi jembatan yang menghubungkan kecamatan Semadam - Tanoh Alas tersebut masih tetap rentan ambruk dan menjadi langganan abrasi Sungai Alas.

Untuk menghemat keuangan daerah dan perbaikan jembatan bisa dipergunakan untuk waktu yang lama, selayaknya pihak Pemkab Aceh Tenggara memikirkan perbaikan jembatan yang permanen dan tidak dikerjakan asal siap saja.

Jika tidak dibangun jembatan baru, sambung warga lainnya, sebaiknya aliran Sungai Alas dipindahkan arah ke timur disertai dengan pembangunan tanggul pengaman sungai yang kokoh, agar tidak selalu menjadi pekerjaan tahunan yang pada akhirnya hanya menguras keuangan daerah.

"Lihat saja saat ini, akibat amblas dan ambruknya jembatan biley Pantei Dona tersebut, kendaraan roda empat dan roda tiga tak bisa lagi lewat, karena itu petani dan warga di beberapa kecamatan terganggu aktivitasnya mengangkut hasil bumi menuju pekan Simpang Semadam dan wilayah lainnya," sebutnya.

Kadis PUPR ,Sadli Desky. ST melalui Kasi Jembatan Sujarno ST kepada Waspada, Selasa (19/9) membenarkan ambruk dan amblasnya jembatan biley di Pante Dona yang menghubungkan 2 kecamatan tersebut. "Benar jembatan biley itu ambruk, Selasa dinihari dan tak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat," ujar Jarno.

Awalnya, sebutnya, dana perbaikan atau rehab jembatan biley itu, ada dialokasikan senilai Rp6 miliar, namun dana tersebut akhirnya di up Pemkab "Karena itu kita tak bisa berbuat banyak dan hanya menunggu perintah saja," sebutnya.

"Lagi pula jembatan itu akan kita kembalikan pada PUPR Provinsi, karena tak berfungsi lagi untuk jembatan penghubung Pantei Dona, jika pun ada kegiatan perbaikan, maka akan dilakukan tahun 2024 akan datang," ujar Sujarno.(b16)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement