Breaking News
Memuat breaking news...

Jembatan Rusak Di Bandar Khalipah Makan Korban Jiwa

Redaksi
Redaksi
Rabu, 19 Juli 2023 - 11.20 AM WIB
Jembatan Rusak Di Bandar Khalipah Makan Korban Jiwa
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SERDANG BEDAGAI (Waspada): Kurang lebih 6 tahun rusak, jembatan di Dusun Pondok Panjang, Desa Kayu Besar, Kec Bandar Khalipah, Kab. Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya memakan korban jiwa. Korban tewas akibat terjatuh ke sungai dikarenakan jembatan rusak bernama Joniel Situmorang, 27.

Tewasnya Joniel Situmorang usai jatuh ke dalam sungai terjadi pada Selasa(18/7) sekitar pukul 16:00. Informasi tersebut disampaikan warga Kec. Bandar Khalipah, Willy Harianja kepada Waspada, Rabu (19/7).

“Korban tewas tercebur ke sungai saat terpeleset ketika berjalan di jembatan yang telah rusak selama kurang lebih 6 tahun tersebut," kata Willy.

Menurut informasi dari saksi mata di lokasi kejadian, Rajes Nainggolan, korban saat itu sedang berjalan di jembatan yang sudah rusak parah tersebut, namun tiba-tiba korban terpeleset dan akhirnya tercebur ke sungai hingga terbawa arus sungai.

“Melihat korban tercebur ke sungai saksi, Rajes langsung berlari melompat ke sungai. Kurang lebih 10 menit berjibaku di dalam air, akhirnya Rajes berhasil mengangkat korban dari dalam sungai menuju daratan," jelasnya.

Lanjutnya ketika diangkat dari dalam sungai serta dilakukan pertolongan pertama dengan menekan dada korban, akhirnya korban sadarkan diri, namun tak berselang lama korban memuntahkan air sungai serta darah dari dalam mulutnya.

“Melihat mulut korban mengeluarkan darah, warga di lokasi kejadian bersama dengan keluarga korban langsung membawa ke bidan terdekat. Namun ketika dibawa ke bidan akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Bandar Khalipah, M Manurung saat diwawancarai Waspada Rabu (19/7) mengenai jembatan rusak tersebut membenarkan jembatan tersebut sudah rusak sejak tahun 2017.

“Benar bang jembatan tersebut sudah rusak sejak tahun 2017, saya sudah berulang kali mengajukannya, namun belum ada tanggapan dari balai jembatan Provinsi Sumatera Utara," katanya.

Lanjutnya, beberapa waktu lalu sempat dikatakan, jembatan tersebut akan diperbaiki pada bulan April tahun 2023, namun nyatanya hingga Juli, tidak ada tanda-tanda akan diperbaiki.

“Seusai adanya korban tewas akibat jembatan rusak ini, besok saya akan coba menanyakan kembali ke Dinas PUPR Sergai tentang kapan akan dibangun jembatan tersebut, karena sudah memakan korban jiwa," terangnya.(a37)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement