Breaking News
Memuat breaking news...

Joko Irawan Optimis Raih Kursi DPRK Aceh Tamiang

Redaksi
Redaksi
Minggu, 18 Februari 2024 - 5.03 PM WIB
Joko Irawan Optimis Raih Kursi DPRK Aceh Tamiang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH TAMIANG (Waspada): Tim pemenangan Joko Irawan, Calon Legislatif (Caleg) DPRK Aceh Tamiang dari Partai Golkar merasa optimis akan meraih kursi di daerah Pemilihan (Dapil) dua meliputi Kecamatan Manyak Payed, Bendahara dan Banda Mulia pada Pemilu 14 Februari 2024.

"Kita sudah lakukan perhitungan cepat, dan hasilnya kita unggul dari 6 Caleg Golkar Dapil 2 lainnya termasuk incumbent," ujar Saiful Alam, Koordinator Tim Pemenangan Caleg DPRK Aceh Tamiang Dapil 2, Joko Irawan, Minggu (18/2) di Posko Pemenangan.

Saiful Alam menyebutkan, Joko Irawan berhasil meraih 48 persen suara yang memilih partai Golkar di Dapil 2 Aceh Tamiang dari 6 Caleg lainnya. "Dari total 4.580 pemilih Partai Golkar, Joko Irawan meraih 48 persen suara pemilih yang tersebar di 3 Kecamatan, sementara pesaingnya Erawati Is meraih 42 persen suara, " ujar Saiful sembari menunjukkan data hasil hitungan cepat tim pemenangan.

Saiful mengutarakan, sementara 5 Caleg lainnya masing-masing, Irma Suryani meraih 4 persen, Romy Renaldi 0,7 persen, Ismi Yusra AM 0,3 persen, Suprianto 0,2 persen dan Intan Mutiara Berlian 0,1 persen dan 5 persen suara Partai dari Pemilih Partai Golkar Dapil 2 Aceh Tamiang.

Saiful Alam menambahkan, saat ini panitia penyelenggara tingkat kecamatan yakni PPK sedang melakukan rekapitulasi perhitungan suara di masing-masing kecamatan. "Insya Allah putra kelahiran Manyak Payed ini akan mewakili masyarakat di Dapil 2 Aceh Tamiang sebagai anggota DPRK periode 2024 - 2029, Amin Ya Allah, " pungkas Saiful Alam. (b15)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement