Breaking News
Memuat breaking news...

Kader Gerindra Sumut Sebut Maruli Jangan Tebar Fitnah Di Sidang MK

Redaksi
Redaksi
Kamis, 4 April 2024 - 1.28 PM WIB
Kader Gerindra Sumut Sebut Maruli Jangan Tebar Fitnah Di Sidang MK
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kader Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) mengaku gerah dengan fitnah yang dilontarkan Maruli Manogang Purba, saksi Ganjar- Mahfud di sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (2/4).

‘’Jangan buat fitnah lah kawan-kawan. Di bulan suci Ramadhan ini tidak baik kita saling menebar fitnah dan hoax,’’ ucap Abdul Rahman, Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Kab. Serdang Bedagai (Sergai) kepada wartawan di Medan, Rabu (3/4) malam.

Seperti diketahui, di sidang MK tersebut, Maruli Manogang Purba memberikan kesaksian dengan bukti rekaman suara, percakapan Maruli dengan salah seorang oknum Kepling di Medan.

Rekaman percakapan mereka tersebut membeberkan arahan dari orang nomor satu di Kota Medan untuk memenangkan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran. Selain itu, juga memenangkan Caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Ade Jona Prasetyo.

Oleh karena itu, Abdul Rahman yang lebih akrab disapa Mamensky ini menduga dan meyakini rekaman tersebut direkayasa.

‘’Dan untuk abangda Maruli Manogang Purba, kita sama-sama kalah jadi caleg. Jadi yang seperti kita ini jangan iri la terhadap pencapaian orang lain. Legowo kita. Jangan kita buat rekaman dengan menelpon teman sendiri dan di sebarkan sebagai fitnah,’’ tegasnya.(m29)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement