Breaking News
Memuat breaking news...

Kadin Minta Polemik Di Sumut Dihentikan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Januari 2022 - 8.24 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Khairul Mahalli meminta polemik yang mencuat di Sumut berkaitan dengan pemerintah provinsi (Pemprov) agar dapat dihentikan.

‘’Sekarang yang lagi mencuat antara lain perseteruan Gubernur dengan pelatih biliar agar dapat dihentikan,’’ ucap Khairul kepada Waspada, Rabu (5/1) sore.

Khairul menyebutkan, atas nama pelaku usaha di Sumut, kami memohon agar polemik yang mencuat berkaitan dengan Pemprov Sumut tersebut agar dapat dihentikan.

‘’Polemik ini dapat mengganggu stabilitas perekonomian Sumut,’’ tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Khairul juga menyebutkan, memasuki tahun 2022 optimisme peningkatan perdagangan, industri, jasa dan investasi di Sumut.

Untuk itu, kata Khairul, kondisi kondusif Sumut dapat menciptakan iklim usaha yang nyaman untuk investor dalam dan luar negeri berinvestasi.

Khairul juga mengajak para pimpinan OPD se-Sumut berkemauan dan berkemampuan bekerja sama dan sama sama bekerja dengan pihak swasta untuk Sumut yang lebih baik dengan pola public private partnership for people.(m29)

Waspada/Ist
Ketua Umum Kadin Sumut juga Ketua Umum DPP GPEI, Khairul Mahalli.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement