Breaking News
Memuat breaking news...

Kadis Pendidikan Deliserdang Jenguk Siswa SD Usai Divaksin Alami Muntah

Redaksi
Redaksi
Rabu, 30 Maret 2022 - 12.40 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Deliserdang Yudi Hilmawan SE MM menjenguk dan melihat kondisi siswa kelas III Sekolah Dasar (SD) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs H Amri Tambunan, Selasa (29/3).

Yudi yang juga memberikan bantuan berupa uang tali asih bersama Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Citra Efendi Capah MSP, Camat Galang, M Faisal Nasution SSTP MAP, pihak Dinas Kesehatan dan lainnya.

Kehadiran mereka menjenguk siswa kelas III SD Negeri di salah satu Kecamatan Galang berinisial IZ tersebut untuk memastikan adanya informasi bahwa siswa itu mengalami muntah dan kejang beberapa jam usai divaksin pada Senin (28/3).

"Alhamdulillah kondisinya sudah ditangani oleh dokter dan kondisi sudah membaik," kata Yudi usai melihat siswa kelas III SD Negeri di RS Amri Tambunan.

Yudi menyampaikan, berdasarkan keterangan dokter siswa itu mengalami muntah dan kejang bukan karena faktor vaksinasi. "Menurut keterangan dokter bukan karena pengaruh vaksin," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Deliserdang, dr Ade Budi Krista menegaskan bahwa siswa itu mengalami muntah dan kejang tidak ada kaitannya dengan vaksin. "Anak sudah dirawat di RSUD, dari hasil CT scan, Lab darah dan urin tidak ada hubungan dengan vaksinasi. Dari prosedur juga sudah sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure)," katanya.

Menurut dr Ade dari hasil Laboratorium (Lab) darah menunjukkan leukositosis yaitu kadar sel darah lekosit meningkat tajam. "Ini menunjukkan adanya infeksi pada tubuh anak yang disebabkan bakteri dan naiknya tidak mungkin dalam beberapa jam yang pasti bukan karena vaksin dengan alasan sudah lewat observasi 30 menit dan hasil Lab tidak sinkron dengan dugaan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)," ujarnya. (a01/a16)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement