Breaking News
Memuat breaking news...

Kadisdik Dayah Aceh Besar Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim

Redaksi
Redaksi
Rabu, 20 Maret 2024 - 10.52 PM WIB
Kadisdik Dayah Aceh Besar Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KOTA JANTHO (Waspada): Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar Abu Bakar S.Ag memenuhi undangan buka puasa bersama ratusan anak yatim dan masyarakat Sibreh di pesantren Imam Syafi'i, Gampong (desa) Reuhat Tuha, Kecamatan Sukamakmur, Selasa (19/3).

Dalam kesempatan tersebut, Abu Bakar memberikan apresiasi atas kontribusi pesantren Imam Syafii dan donasi dari kaum muslimin negara Quwait dalam mendidik generasi masa depan, khususnya untuk melahirkan para Hafidz Al Qur'an di Aceh Besar ini.

"Kita sangat bangga dengn donasi yang dihibahkan kaum muslimin dari negara Quwait melalui yayasan Lajnah Khairiyah pesantren Imam Syafii ini, mampu memberikan pendidikan bagi generasi ke depan di Aceh Besar khususnya," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi pesantren bagi warga sekitar sejak berdiri beberapa tahun lalu hingga saat ini. "Alhamdulillah, kami melihat hadirnya pesantren ini juga telah memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar, baik pembagian sembako, daging qurban, buka bersama hingga kegiatan bersama lainnya," imbuh Abu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lajnah Khairiyah Ust Ahmad Zanawi Bin Nawawi mengaku bersyukur bisa melaksanakan kembali ifthar Jam'i bersama warga sekitar pesantren, yang sebelumnya sempat vakum beberapa tahun akibat pandemi covid-19.

"Akibat pandemi beberapa tahun kita tidak dapat berbuka puasa bersama sebagaimana pernah kita laksanakan sebelumnya, patut kita syukuri semoga ukhuwah islamiyah terus terjaga. Menu buka puasa yang digelar tersebut merupakan sumbangan dari hamba Allah Abu Adil dari Quwait," timpalnya.

Dihadapan seribuan jamaah buka puasa, Pimpinan Pesantren Imam Syafi'i Ustadz Teuku Tomi Satria berharap dengan dukungan masyarakat, pesantren bisa menampung lebih banyak santri yang menuntut ilmu dari berbagai daerah.

"Yayasan terus berusaha mengembangkan kegiatan pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa, saat ini ada 13 pesantren di seluruh Indonesia di bawah payung yayasan Lajnah Khairiyah, termasuk pesantren Imam Syafii," ungkap Tomi. (b05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement