Breaking News
Memuat breaking news...

Kadispora Binjai Hadiri Pembukaan Kejurda Bola Tangan Sumut 2025

Redaksi
Redaksi
Selasa, 23 September 2025 - 7.02 PM WIB
Kadispora Binjai Hadiri Pembukaan Kejurda Bola Tangan Sumut 2025
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BINJAI (Waspada.id) : Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Binjai, Iwan Setiawan, mewakili Wali Kota Binjai menghadiri acara pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Utara Tahun 2025 di Gedung Olahraga Futsal Disporasu, Selasa (23/9).

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam sambutannya menegaskan bahwa bola tangan merupakan cabang olahraga (cabor) baru di Sumut yang perlu segera mendapat perhatian. Ia berharap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumut dapat segera mendaftarkan bola tangan sebagai cabor resmi di daerah.

“Bola tangan merupakan cabor baru di Sumatera Utara. Saya berharap KONI Sumut segera mendaftarkannya secara resmi. Dengan adanya kejuaraan ini, kita bisa menjadikannya momentum untuk menemukan, menciptakan, dan mengembangkan atlet potensial agar mampu berprestasi dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Bobby.

Ia juga menyampaikan target optimistis agar kontingen Sumut dapat menorehkan prestasi dalam kejuaraan nasional bola tangan mendatang di Kalimantan. “Semoga Sumut bisa meraih posisi lima besar,” tambahnya.

Kejurda yang berlangsung mulai 3-28 September 2025 ini diikuti sebanyak 448 atlet dari 18 kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan dan pengembangan olahraga bola tangan yang tengah bertumbuh di tanah air.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut ketua ABTI SUMUT Hendra Cipta, dan Kadispora Sumatera Utara M. Mahfullah Pratama Daulay.(id25)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement