Breaking News
Memuat breaking news...

KAHMI: Tolak Hasil Seleksi KPID Akan Buat Publik Curiga Terhadap Lembaga DPRD Sumut

Redaksi
Redaksi
Kamis, 3 Februari 2022 - 6.44 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Penolakan hasil seleksi KPID hanya akan membuat publik curiga dan tidak percaya terhadap lembaga DPRD Sumut. MW KAHMI Sumut minta Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, bersikap dewasa menyikapi terpilihnya 7 calon anggota KPID Sumut periode 2021-2024.

Penolakan hasil seleksi hanya akan membuat publik curiga dan tidak percaya terhadap lembaga DPRD Sumut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Bidang Hukum dan HAM MW KAHMI Sumut, Taufik Umar Dhani Harahap, SH (foto), Kamis (3/2). Taufik menjelaskan, proses seleksi KPID Sumut tersebut sudah berlangsung lama dan seluruh tahapan sudah dilalui dengan baik.

“Prosesnya sudah berlangsung sangat lama, lalu kenapa setelah hasil diumumkan Baskami Ginting menolak. Itu mengindikasikan bahwa Ketua DPRD Sumut tidak bekerja dengan baik, sehingga proses tahapan yang begitu panjang dan melelahkan itu ditolak,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, proses fit and proper tes yang berlangsung di Komisi A DPRD Sumut itu juga dihadiri dan diikuti oleh Fraksi PDI-P, sehingga seluruh keterwakilan partai ada dalam proses itu.

Menurutnya, jika diikuti kehendak untuk menolak hasil terpilihnya 7 calon anggota KPID Sumut, maka itu akan membuat publik semakin tidak percaya terhadap lembaga DPRD Sumut.

“Sudah lah, jangan berpolemik terhadap apa yang sudah diputuskan. Aneh jika Ketua DPRD menolak apa yang sudah diputuskan di lembaga yang ia pimpin,” kata Taufik. (rel)

Teks foto

Sekretaris Bidang Hukum dan HAM MW KAHMI Sumut, Taufik Umar Dhani Harahap, SH. Waspada/ist

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement