Breaking News
Memuat breaking news...

Kakanwil Kemenagsu Motivasi Peserta MQKI 2025

Redaksi
Redaksi
Jumat, 3 Oktober 2025 - 6.53 PM WIB
Kakanwil Kemenagsu Motivasi Peserta MQKI 2025
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM mengunjungi Kafilah Sumatera Utara yang akan mengikuti pelaksanaan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional(MQKI) 2025 di Pesantren As'adiyah Wajo Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2025).

Kakanwil didampingi Plt. Kepala Bagian Tata Usaha sekaligus Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dr. H. Muksin Batubara, M.Pd.

Kakanwil memberi motivasi sekaligus memberikan arahan agar seluruh peserta tetap semangat dan fokus pada arahan yang pelatih sampaikan.

“Malam ini kami berkesempatan untuk melihat persiapan Kafilah Sumatera Utara. Mereka sangat antusias dan bersemangat untuk memberikan yang terbaik untuk Sumatera Utara,” ucap Kakanwil.

Kakanwil mengungkapkan bahwa jangan terbebani dengan tidak juara. Tetapi perhelatan ini jadi momentum untuk meningkatkan kemampuan mendalami kitab.

"Menang bukan tujuan tetapi pendalaman kitab turats itu yg terpenting,” ujar Kakanwil.

Kakanwil Kemenagsu menyampaikan ke pada santri untuk mebangun lagi masa kejayaan keilmuan Islam, seperti pada masa Baitul Hikmah di Baghdad. Ia berujar bahwa kebangkitan tersebut haruslah dimulai dari lingkungan pesantren.

“Seperti yang disampaikan Menteri Agama saat pembukaan tadi bahwa pondok pesantren adalah "benteng paling kuatnya Indonesia,"sebutnya.

Lanjutnya, karena itu, pondok pesantren harus menjadi pelopor kebangkitan, sebab Islam di Nusantara sejak awal dibawa melalui "soft diplomacy" oleh ulama besar seperti Wali Songo, yang berdakwah dengan damai tanpa memusuhi pemerintah lokal. Untuk itu, ini saatnya pondok pesantren menjadi pilar utama mempertahankan kokohnya benteng tersebut.(id18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement