Breaking News
Memuat breaking news...

Kampus Merdeka Magang Di Rumah Rakyat, Peserta Diharap Manfaatkan Waktu Belajar Soal DPR

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 9 Maret 2024 - 12.33 PM WIB
Kampus Merdeka Magang Di Rumah Rakyat, Peserta Diharap Manfaatkan Waktu Belajar Soal DPR
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar berharap para mahasiswa peserta Kampus Merdeka “Magang di Rumah Rakyat” dapat pro aktif dan memanfaatkan waktu belajar berbagai hal tentang DPR RI.

“Empat setengah bulan magang di rumah rakyat, di DPR bukan waktu yang panjang.

Oleh karenanya saya berharap waktu magang ini dipergunakan sebaik-baiknya untuk belajar, dan mempelajari berbagai hal tentang DPR secara langsung dari ruang sidang,” ujar Indra Iskandar dalam sambutannya di acara pembukaan Kampus Merdeka, Magang Di Rumah Rakyat, Ruang Pustakaloka, Senayan Jakarta, Jumat (8/3/2024).

Indra Iskandar menyebutkan para peserta Kampus Merdeka, Magang di Rumah Rakyat yang jumlahnya mencapai 350 orang, merupakan orang pilihan dari sekitar 26 ribu mahasiswa yang mendaftar.

Indra Iskandar minta para mahasiswa pro aktif dalam mempelajari berbagai hal di DPR. Karena peserta magang akan didampingi para mentor dari masing-masing unit kerja.

Ditambahkannya, para mahasiswa bisa secara langsung menyaksikan berbagai persidangan yang ada, termasuk sidang Paripurna DPR RI.

Mulai rapat kerja bersama Menteri, rapat dengar pendapat dengan stakeholder terkait. Bahkan sampai kepada proses penyusunan, pembahasan serta pengesahan rancangan undang-undang (RUU).

“Dengan melihat secara langsung kerja DPR dari ruang sidang, akan sekaligus menampik berita negatif yang mungkin sempat Ia dengar dari sumber lain. Sehingga ke depan akan muncul keinginan atau cita-cita untuk menjadi seorang legislator, anggota DPR RI,” tandas
Sekjen DPR RI Indra Iskandar . (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement