Breaking News
Memuat breaking news...

Kapoldasu: Polri Butuh Orang-orang Profesional

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 Februari 2022 - 5.36 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang 1 TA 2022 di SPN Hinai Polda Sumut, Selasa (8/2).

Pembukaan pendidikan dilakukan dengan tradisi tepung tawar kepada perwakilan siswa, dilakukan Kepala SPN Poldasu Kombes Pol. Mahedi Surindra.

Kapoldasu dalam amanatnya menjelaskan, tantangan tugas Polri semakin berat. Dibutuhkan orang-orang profesional yang mampu bekerja baik dan iklas di lapangan.

"Kamu semua sudah lulus menjadi Bintara Polri, harus bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat, serta dapat mencari solusi jika ada persoalan-persoalan di masyarakat," sebutnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Waka Poldasu Brigjen Pol. Dadang Hartanto beserta pejabat utama Poldasu.

Perwira PAG Dan SIPSS

Sebelumnya, Senin (7/2) Kapoldasu juga memberi arahan kepada Perwira PAG dan SIPSS Sus Dokter Spesialis dan Dokter Umum Lulusan 2021 di Lapangan KS. Tubun Poldasu.

Kapolda berharap para perwira mampu membimbing dan mengarahkan anggota yang berada di lapangan, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik

"Rekan-rekan saat ini sudah menjadi perwira. Harus menjadi pemimpin yang bisa menjadi contoh dan tempat mencari solusi bagi anggota. Jangan sampai rekan-rekan menjadi seorang pemimpin namun tidak memiliki kompetensi dan keterampilan," sebutnya.

Kapolda juga mengingatkan para perwira tidak menjadi sombong dan lupa diri. "Kamu harus menjadi perwira profesional dan dicintai masyarakat, karena menjadi polisi itu bukan hanya otot dan otak, namun juga harus menggunakan hati nurani," ujarnya.(m10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement