Breaking News
Memuat breaking news...

Kapolsek Medan Tuntungan Jalani Operasi Di RSUP H Adam Malik

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Februari 2024 - 7.12 PM WIB
Kapolsek Medan Tuntungan Jalani Operasi Di RSUP H Adam Malik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak telah selesai menjalani operasi pada lutut kirinya di RSUP H Adam Malik, Jumat (16/2).

Operasi lutut kiri itu dilakukan pasca insiden kecelakaan dialami Iptu Christin Simanjuntak saat mengecek TPS di Jalan Setia Budi Ujung Medan.

Manajer Hukum dan Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak MIKom mengatakan pasien masuk tanggal 14 Februari 2024 pukul 01.32 WIB dengan keluhan nyeri lutut kiri. "Secara umum kondisinya pasien stabil saat masuk ya," katanya saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan pasien tersebut telah menjalani operasi pada lutut kirinya. Mulai persiapan operasi pukul 08.35 WIB, selesai operasi pukul 10.15 WIB, dan kembali ke ruangan pukul 13.00 WIB.

"Kondisi pasien pasca operasi stabil, dan sudah bisa kembali ke ruang rawat inap. Pasien dirawat di ruang rawat Rindu A RSUP H Adam Malik," sebutnya.

Sementara, Iptu Christin Simanjuntak mengatakan operasi pemasangan pen di bagian lutut kaki. "Operasi pemasangan pen sudah dilakukan. Sudah dulu ya, saya mau istirahat," ungkapnya singkat saat dihubungi.

Seperti diketahui, insiden kecelakaan dialami Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Christin Malahayati Simanjuntak saat mengecek TPS di Jalan Setia Budi Ujung Medan, Selasa (13/2) malam.

Iptu Christin Simanjuntak ditabrak pengendara sepeda motor saat menyeberang jalan dan mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.

Kasat Lantas Polrestabes Medan Kompol Andika Tenanta Purba ketika dikonfirmasi, Rabu (14/2) membenarkan adanya insiden kecelakaan itu.

Ia mengungkapkan kejadian itu terjadi ketika kapolsek berjalan kaki menuju ke lokasi TPS 46 Simpang Selayang. "Ketika tertabrak sepeda motor, ibu Kapolsek terpental sejauh lebih kurang 5 meter dan pingsan di TKP," ungkapnya.

Andika mengakui bahwa kedua pelaku yang menabrak berstatus pelajar dan sudah dimintai keterangan berinisial ARH (15) dan MIAS (16). "Keduanya tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur," tandasnya. (cbud)

Ilustrasi

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement