Breaking News
Memuat breaking news...

Kasus DBD Bertambah, Ismawardi Minta Dinkes Banda Aceh Fogging

Redaksi
Redaksi
Jumat, 24 Januari 2025 - 2.44 PM WIB
Kasus DBD Bertambah, Ismawardi Minta Dinkes Banda Aceh Fogging
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh segera melakukan fogging di Gampong Punge Ujong, Kecamatan Meuraxa, menyusul meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Gampong tersebut.

Permintaan ini disampaikan setelah menerima laporan langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya (dapil).

Menurut Ismawardi, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Keuchik Gampong Punge Ujong, hampir seluruh dusun di gampong tersebut melaporkan adanya warga yang terjangkit DBD. Bahkan, beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit di Banda Aceh.

"Berhubung bertambah banyaknya warga yang terjangkit DBD, saya meminta Dinkes untuk segera melakukan fogging di Gampong Punge Ujong sebagai langkah pencegahan. Jangan sampai menunggu korban bertambah," ujar Ismawardi.

Ia mengatakan, dalam upaya pencegahan, perlu adanya tindakan cepat dari Dinkes tanpa harus menunggu hasil laboratorium untuk memastikan adanya wabah DBD.

“Seharusnya, begitu ada laporan warga terjangkit DBD, Dinkes melalui perangkatnya, termasuk puskesmas setempat, bisa langsung melakukan pelacakan dan identifikasi di lapangan. Dengan begitu, pencegahan bisa dilakukan lebih cepat,” tegasnya.

Ismawardi mengatakan, upaya pencegahan sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama di daerah yang sudah menunjukkan tanda-tanda penyebaran penyakit seperti di Gampong Punge Ujong.

“Jangan menunggu masyarakat terkena penyakit dulu baru dilakukan pencegahan,” pungkasnya.(b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement