Breaking News
Memuat breaking news...

Kasus Kematian Ibu Hamil, Pihak RSUD Cireeng Harus Bertanggung Jawab

Redaksi
Redaksi
Selasa, 7 Maret 2023 - 9.42 PM WIB
Kasus Kematian Ibu Hamil, Pihak RSUD Cireeng Harus Bertanggung Jawab
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengecam tindakan pihak RSUD Cireeng, Subang, yang menolak menangani Ibu Kurnaesih.

Akibatnya, Ibu Kurnaesih dan anaknya tidak bisa ditolong dan meninggal dunia.

' Ini adalah salah satu bentuk kelalaian yang fatal. Pihak-pihak yang terkait harus bertanggung jawab dan dituntut sesuai aturan perundangan yang ada," kata
Saleh Partaonan Daulay melalui keterangan tertulisnya kepada waspada.id, Selasa (7/3/2023) di Jakarta.

Menurut Ketua Fraksi PAN ini andaikata pihak RSUD Cireeng menangani, diyakin Ibu Kurnaesih dan bayinya akan tertolong. Mereka tidak perlu keluar dari IGD dan pergi mencari alternatif RS lainnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut II ini mengakui tidak tahu detailnya bagaimana keadaan pasien waktu itu. Yang jelas, ketika datang ke RSUD Cireeng sudah dimasukkan ke IGD.

Itu artinya, lanjutnya Saleh Daulay, yang bersangkutan sedang tidak baik-baik saja. Perlu penanganan serius karena situasinya dan darurat dan mengkhawatirkan.

"Tentu sangat disayangkan jika pihak RSUD tidak mau menangani. Soal rujukan yang dipersoalkan, mestinya bisa diurus kalau situasi pasien sudah tertangani dengan benar. Suami atau pihak keluarga pasien pasti mau mengurus surat rujukan tersebut, ujarnya.

Saleh Daulay melanjutkan, orang akan bertanya, mana yang lebih penting, surat rujukan atau keselamatan Ibu dan bayi?

Jawabannya, pasti keselamatan Ibu dan bayi. Lalu, kenapa surat rujukan itu yang diutamakan? Kalau tidak ada, malah tidak mau memberikan pelayanan?"

Untuk itu Kementerian Kesehatan dituntut melakukan pemeriksaan serius terkait kasus ini.

Pihak RSUD Cireeng harus bertanggung jawab. Harus dipastikan, siapa pun yang bersalah dalam kasus ini harus diberi sanksi. Harus ada tindakan tegas. Tidak boleh dibiarkan dan dilupakan.

"Jangan sampai kasus ini hilang begitu saja. Pemeriksaan yang dilakukan sangat diperlukan. Dengan begitu, kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. Mereka yang bekerja di bidang kesehatan haruslah memiliki nilai-nilai kemanusiaan. Itulah prinsip dasar dalam pelayanan kesehatan kita", tukas Saleh Partaonan Daulay, (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement