Breaking News
Memuat breaking news...

Kasus Wabah PMK Kian Ganas, 1.532 Ekor Sapi Terpapar

Redaksi
Redaksi
Senin, 30 Mei 2022 - 9.22 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada) : Kasus wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dilaporkan kian mengganas terjadi di Kota Langsa dan ada sekitar 1.532 ekor Sapi yang sudah terpapar hingga kemarin, Minggu (29/5).

Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Banta Ahmad, melalui Kabid Peternakan, drh Silga, kepada wartawan, Senin (30/5) menyatakan setiap harinya wabah PMK ini kian menaik dimana sebelumnya pada Kamis (26/5) dilaporkan sebanyak 1452 ekor terpapar.

Namun, berselang tiga hari, jumlah terpapar PMK naik secara signifikan bertambah 80 ekor sapi.

Sedangkan untuk sapi yang mati juga bertambah satu ekor, sebelumnya 6 ekor. Sementara yang sembuh 686 ekor sapi, sebelumnya 583 dan sakit masih 6 ekor belum ada penambahan.

Tampak tim Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap Sapi di Kota Langsa, Minggu (29/5) kemarin. Waspada/Rapian

Dikarenakan angka penularan dari hari ke hari ada kenaikan angka penukaran maka diharapkan kepada masyarakat yang memelihara hewan ternak tersebut agar tidak melepaskan sapinya.

"Pemilik ternak harus mengkandangkan sapinya karena saat ini penularan PMK sangat rentan di setiap daerah," pinta Silga.

Ditambahkan Silga, dengan mewabahnya penyakit ternak tersebut di sejumlah daerah, obat obatan antibiotik dan vitamin untuk penyembuhan mulai langka di pasaran, bahkan di Dinas terkait mulai kehabisan stok.

"Kita berharap pihak adanya bantuan obat serta lainnya dari Provinsi dan Pusat," pinta Silga. (crp).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement