Breaking News
Memuat breaking news...

Kebijakan Trump Tangkap Presiden Venezuela Picu Kekacauan Dunia

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Januari 2026 - 5.33 AM WIB
Kebijakan Trump Tangkap Presiden Venezuela Picu Kekacauan Dunia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva meminta komunitas internasional melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan dan bersikap tegas tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Ia menegaskan Brasil mengutuk tindakan tersebut karena dinilai melanggar hukum internasional.

"Komunitas internasional, melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, perlu merespons ini dengan tegas. Brasil mengutuk tindakan ini dan tetap siap untuk mempromosikan dialog dan kerja sama," kata Lula melalui akun X-nya @LulaOficial dikutip Minggu (4/1).

Lula juga mengatakan tindakan operasi militer AS dan penangkapan Maduro sebagai tindakan yang telah melampaui batas dan tak dapat diterima.

Ia menyatakan tindakan ini merupakan penghinaan terhadap kedaulatan Venezuela dan preseden yang sangat berbahaya bagi seluruh komunitas internasional. Ia juga dengan tegas menyatakan tindakan ini berpotensi jadi langkah pertama atas ketidakstabilan dan kekerasan di tatanan global.

"Langkah pertama menuju dunia yang penuh kekerasan, kekacauan, dan ketidakstabilan, di mana hukum yang terkuat berlaku atas multilateralisme," ucapnya.

Trump menangkap Maduro di Kota Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat. Maduro ditangkap bersama sang istri, Cilia Flores, di kediamannya hanya beberapa saat setelah serangan dan serbuan pasukan AS di Caracas.

Jaksa Agung Muda AS Pamela Bondi mengatakan penangkapan Maduro terkait kejahatan narkoterorisme dan penjualan senjata.

Mengutip dari akun X miliknya, Pamela mengatakan Maduro dan Cilia Flores, akan menghadapi sidang tuntutan pidana di tanah AS.

Mereka akan didakwa di pengadilan di New York, AS. Sejumlah dakwaan dan tuntutan juga telah dipersiapkan salah satunya tuduhan konspirasi narkoterorisme. Selain Brasil, China juga mengecam tindakan Trump tersebut.

"Pelanggaran nyata terhadap hukum internasional," kata Kementerian Luar Negeri China mengutip AFP, Minggu (4/1).

China pun mendesak Trump segera membebaskan Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores yang ditangkap di kediamannya di Caracas, Venezuela. Kemenlu China juga meminta AS untuk menjamin keselamatan pribadi mereka.

"Hentikan menjatuhkan Pemerintah Venezuela," ucapnya.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement