Breaking News
Memuat breaking news...

Kejari Madina Tinjau Pembangunan Gedung RSUD Panyabungan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 19 Desember 2024 - 7.42 PM WIB
Kejari Madina Tinjau Pembangunan Gedung RSUD Panyabungan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada) : Tim monitoring dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina) didampingi Direktur RSUD serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan peninjauan pembangunan gedung RSUD Panyabungan, Kamis, (19/12).

Dalam hal ini, tim monitoring dari Kejari Madina diwakili oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Madina, Gomgoman Simbolon.

Kepada wartawan, Gomgoman yang didampingi Direktur RSUD Panyabungan Dr M. Rusli Pulungan Sp, THT dan PPK Wiwin Ferdiansyah menyebut pihaknya melakukan pemantauan pekerjaan gedung RSU Panyabungan per tanggal 19 Desember 2024, Dimana dalam hal ini bertujuan untuk memonitoring dan melakukan evaluasi.

Dalam hal ini, Kejari Madina mengharapkan agar pihak pelaksana lebih serius dan melakukan upaya percepatan dalam hal penyelesaian pembangunan RSUD Panyabungan.

"Jadi kedatangan kami ini untuk memastikan pembangunan rumah sakit umum Panyabungan agar pada tahun 2024 ini dapat terealisasi, Dan itu pun disambut baik oleh kawan kawan, jadi kita pun berharap penyelesaian ini segera dilakukan dan sekarang pelaksanaan ini masih terus dikebut," ujar Gomgoman.

Lebih lanjut Gomgoman mengungkapkan bahwa jika pun harus ada adendum (penambahan) waktu masa kerja agar dapat dituangkan secara jelas melalui berita acara, kemudian peninjauan mereka ke lokasi pembangunan RSUD Panyabungan adalah hal yang wajib dilakukan sesuai peraturan dari kejaksaan.

Sehingga kehadiran tim Kejari hari ini kata Gomgoman, untuk memastikan agar proses pembangunan tidak sampai lari dari jalurnya.

"Jadi tentu bukan karena ada laporan baru kita datang kesini (lokasi pembangunan gedung baru RSUD Panyabungan), dan ini memang kegiata rutin kita oleh kejaksaan program dari pendampingan," pungkasnya. (cah)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement