Breaking News
Memuat breaking news...

Kejari Palas Bantu Korban Banjir Bandang Batang Lubu Sutam

Redaksi
Redaksi
Selasa, 4 Januari 2022 - 8.15 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PALAS (Waspada): Keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Padanglawas (Palas), turut peduli atas musibah banjir bandang yang dialami masyarakat Kecamatan Batang Lubu Sutam dengan menyalurkan bantuan kebutuhan yang perlukan masyarakat pengungsi. Selasa (4/1)

"Musibah banjir ini telah menyisahkan duka mendalam bagi kita bersama. Utamanya bagi warga yang terdampak yang telah kehilangan rumah dan bahkan harta benda terbawa arus banjir," kata Kajari Palas Teuku Herizal SH MH, Selasa (4/1) di posko penangan banjir di desa Tanjung Baru.

Kajari mengungkapkan, bantuan itu merupakan wujud kepedulian pihaknya sebagai bagian dari masyarakat Palas dengan harapan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.

Dimana bantuan yang pihaknya berikan, berupa beras, mie instan, air mineral, susu dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan pengungsi sesuai koordinasi pihaknya dengan tim penanganan banjir bandang tersebut.

"Bantuan ini memang tidak seberapa dan kita berharap bisa meringankan beban masyarakat. Mudah-mudahan pemulihan pasca banjir ini berjalan sesuai harapan kita bersama dan semoga tidak ada lagi bencana kedepannya," ucap Teuku Herizal.

Turut hadir dalam penyerahan itu, Kepala seksi intelijen Mahardani Budi Septian SH, beserta kaum ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).(CMS).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement