Breaking News
Memuat breaking news...

Kembali Razia, Petugas Lapas Lubukpakam Sita 6 HP Dan 8 Sajam

Redaksi
Redaksi
Selasa, 17 September 2024 - 8.16 AM WIB
Kembali Razia, Petugas Lapas Lubukpakam Sita 6 HP Dan 8 Sajam
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Lubukpakam kembali lagi melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan razia ke kamar para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu (15/9).

Razia yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Lubukpakam Kenal Purba bersama Kasi Adm Kamtib Lapas Lubukpakam Tiopan Situmorang, Kasubsi Portatib Gabriel berhasil mengamankan dan menyita sebanyak 6 handphone (HP), 8 Senjata tajam (Sajam), dan 10 alat elektronik lainnya seperti charger dan handset, di 5 kamar hunian WBP, Blok A Lapas Lubukpakam. Namun narkotika tidak ada ditemukan, dan seluruh barang sitaan diserahkan ke jajaran Kamtib untuk dimusnahkan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Lubukpakam Sangapta Surbakti melalui Kasubsi Pelaporan dan Tata tertib, Gebrial Sembiring, Senin (16/9) mengatakan razia itu dilakukan guna mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkotika) di Lapas Lubukpakam.

Dijelaskan, dengan adanya kegiatan itu, semakin menjadikan Lapas Lubukpakam menjadi tempat pembinaan yang baik bagi mereka yang tersesat dan kembali ke jalan yang benar tanpa adanya Halinar.

"Aksi penggeledahan di kamar hunian WBP akan terus dilaksanakan secara rutin maupun insidentil, serta memperkuat jajaran pengamanan khusus P2U (Pengamanan Pintu Utama), dengan melakukan penggeledahan baik terhadap petugas, tamu berkunjung hingga barang bawaan maupun titipan," katanya.

Sementara sebelumnya pada Sabtu (31/8), petugas telah mengamankan dan menyita 8 senjata tajam (sajam), 6 unit handphone (HP) dan 10 unit alat elektronik lainnya seperti charger dan handset. (a16)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement