Breaking News
Memuat breaking news...

Kemen PUPR: Indonesia siap pimpin transformasi tata kelola air di World Water Forum

Redaksi
Redaksi
Selasa, 30 April 2024 - 5.13 PM WIB
Kemen PUPR: Indonesia siap pimpin transformasi tata kelola air di World Water Forum
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Jakarta (ANTARA) - Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja menyatakan Indonesia siap memimpin transformasi tata kelola air melalui pertemuan World Water Forum ke-10.

“Indonesia mampu memimpin pertemuan World Water Forum ke-10 untuk menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting dan konkret dalam menjaga keberlangsungan air dan lingkungan global,” ujar Endra di Jakarta, Sabtu.

Hal tersebut, tutur Endra melanjutkan, karena pertemuan itu dihadiri oleh beberapa kepala negara dan mantan pemimpin dunia juga menyatakan akan hadir di Bali, tempat World Water Forum ke-10 digelar.

“Kami pun hingga saat ini bersama dengan Kementerian Luar Negeri terus melakukan usaha untuk memastikan pemimpin dunia sebanyak-banyaknya hadir,” kata Endra.

Ia memaparkan bahwa keberhasilan Indonesia mendorong tata kelola air melalui pendekatan budaya lokal diyakini menjadi daya tarik bagi para pemimpin dunia untuk menghadiri forum yang akan digelar pada 18–25 Mei 2024 itu.

Banyaknya praktik baik yang telah dilakukan Indonesia dianggap sebagai kelebihan dari pertemuan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam tata kelola air itu.

“Misalnya sistem subak di Bali yang sudah diakui oleh UNESCO dalam tata kelola irigasi melalui local wisdom (kearifan lokal), atau Danau Bratan yang juga ada di Bali. Yang sudah sering kita saksikan Taman Hutan Rakyat (tahura) yang memperlihatkan betapa pentingnya mangrove dalam mendukung pengelolaan air. Ini semua contoh baik yang bisa langsung disaksikan oleh para pemimpin dan delegasi dunia,” ujar Endra.

World Water Forum ke-10 mengusung tema besar “Water for Shared Prosperity”. Forum ini akan menghasilkan Ministerial Declaration sebagai output utama yang disertai dengan concrete deliverables atau aksi konkret.

Secara khusus ada tiga hal yang menjadi misi Indonesia untuk disepakati pada pertemuan di Bali nanti, yaitu pertama pendirian Centre of Excellence on Water and Climate Resilience (COE), pengarusutamaan Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands, dan kegiatan rutin World Lake Days atau Hari Danau Sedunia.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement