Breaking News
Memuat breaking news...

Kemenbud - UICI Jajaki Digitalisasi Aset Budaya Nasional

Redaksi
Redaksi
Jumat, 10 Oktober 2025 - 5.31 PM WIB
Kemenbud - UICI Jajaki Digitalisasi Aset Budaya Nasional
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id) : Kementerian Kebudayaan menjajaki potensi kerjasama dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) terkait sains data, komunikasi digital dan informatika dalam bidang kebudayaan.

Pertemuan strategis Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Rektor UICI Laode M. Kamaluddin, menjadi langkah penting upaya pemajuan kebudayaan, termasuk digitalisasi aset budaya nasional melalui Direktorat Budaya Digital, di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis (9/10).

“Kita mempunyai aset budaya di seluruh Nusantara. Itu menjadi alasan kuat Kementerian Kebudayaan punya Direktorat Pengembangan Budaya Digital. Kita arahkan digitalisasi untuk seluruh aset-aset kebudayaan kita yang masih berbentuk fisik,” terang Menbud.

Lebih lanjut Menbud Fadli menggaris bawahi pentingnya pemanfaatan teknologi untuk pengembangan budaya. Ada banyak aset budaya nasional yang perlu dilestarikan melalui digitalisasi, dengan fokus utama pada museum-museum tingkat provinsi.

“Akan bagus sekali kalau kita bisa digitalisasi aset museum-museum provinsi, karena aset mereka itu banyak yang bagus,” terang Menteri Kebudayaan.

Menteri Fadli turut menjelaskan bahwa teknologi dapat menjadi senjata utama untuk membuat edukasi budaya menjadi lebih interaktif. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, edukasi kebudayaan dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality).

Sementara, Laode M. Kamaluddin mengatakan UICI mendukung pemanfaatan budaya melalui teknologi.

“Kita dapat melakukan digitalisasi untuk museum-museum di daerah dengan memanfaatkan teknologi dan AI (Artificial Intelligence). Itu juga yang kami lakukan sekarang di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Hadir untuk mendampingi Menteri Kebudayaan, Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, Muhammad Asrian Mirza; serta Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ismunandar.

Menteri Kebudayaan berharap digitalisasi aset budaya dapat menjadi program prioritas bagi lintas instansi, baik untuk pengurus daerah maupun pusat.

“Kita perlu perdalam diskusi dan pendekatan tim, terutama di working level-nya supaya bisa berhubungan hingga ke tingkat provinsi,” ujar Fadli Zon. (id87)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement