Breaking News
Memuat breaking news...

Kemendikbud Dukung Pemugaran Istana Niat Limalaras

Redaksi
Redaksi
Kamis, 7 Maret 2024 - 2.37 PM WIB
Kemendikbud Dukung Pemugaran Istana Niat Limalaras
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

  BATUBARA (Waspada): Bangunan Istana Niat Limalaras di Kabupaten Batubara yang kondisinya memprihatinkan mendapat perhatian Penjabat (Pj) Bupati Nizhamul, S.E, M.M., dengan melakukan audiensi kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Hilmar Farid, MA, Ph.D, di Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta.

  Audiensi ini dilakukan dalam upaya melestarikan terhadap peninggalan sejarah tersebut, Kamis (7/3).

  Dalam audiensinya, Pj Bupati Nizhamul didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Batubara Arif Hanafiah.

  Audiensi ini terkait rencana pengembangan dan pengelolaan Istana Niat Limalaras yang merupakan salah satu istana kerajaan melayu pesisir yang berada di Desa Limalaras, Kecamatan Nibung Hangus.

  Pj Bupati Nizhamul menegaskan dirinya melihat ada potensi di Batubara yang salah satunya cagar budaya yakni berupa Istana Niat Limalaras.

  "Di sini kami sudah meninjau, masuk dan mengelilingi Istana Niat Limalaras. Kondisinya sangat memilukan, sudah lapuk termakan usia karena tidak adanya perawatan," ucap Nizhamul sebagaimana rillis Diskominfo Kabupaten Batubara.

Audiensi ini menghasilkan keputusan yaitu menetapkan SK terlebih dahulu sebagai cagar budaya oleh Pj. Bupati Batubara Nizhamul. Penetapan didasarkan pada rekomendasi hasil kajian tim pusat melalui tim ahli cagar budaya Provsu.

  Selain itu, Kemendikbud RI memberi dukungan pemugaran Istana Niat Limalaras dalam hal bantuan perencanaan anggaran pemugaran.(a.18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement