Breaking News
Memuat breaking news...

Kepala Bapenda Sumut : PAD Sumut 2026 Menunjukkan Perkembangan Yang Baik

Redaksi
Redaksi
Jumat, 31 Juli 2026 - 4.49 PM WIB
Kepala Bapenda Sumut : PAD  Sumut 2026 Menunjukkan Perkembangan Yang Baik
Kepala Bapenda Sutan Tolang Lubis. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

‎‎MEDAN (Waspada.id): Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut Sutan Tolang Lubis, mengeluarkan pernyataan. Dia menyebut bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Karena, hingga 28 Juli 2026, capaian realisasi sudah melebihi 50 persen dari target yang ditetapkan.

‎Kepala Bapenda Sutan Tolang Lubis (foto), mengatakan itu kepada wartawan, Kamis (30/7). Dia memberikan penjelasan tentang kinerja instansi yang dipimpinya dalam hal perolehan pajak daerah.

Disampaikan Sutan Tolang, realisasi PAD tahun 2026 ini sudah mencapai hampir Rp3,5 Triliun. Dijelaskannya bahwa PAD tahun 2026 ini target Rp6,9 triliun lebih. "Sementara perhari ini, realisasi target kita sudah Rp3,4 triliun lebih, atau persentasenya sebesar 50,01 persen," ujarnya.

‎Sutan mengatakan, angka tersebut merupakan hasil dari perkembangan tujuh jenis Pajak dan Retribusi Daerah hingga per 28 Juli 2026. Diantaranya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sudah terealiasi sebesar Rp41,60 persen dari target. Kemudian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 43,88 persen, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 50,03 persen.

‎"Lalu pajak air permukaan sebesar 79,69 persen dari target, pajak rokok 50,06 persen, serta pajak alat berat dan opsen MBLB," katanya.

‎Sutan mengatakan, sejumlah programpun dijalankan Bapenda Sumut untuk mengusahakan realisasi Pajak dan Retribusi, agar bisa mencapai target yang telah ditetapkan, yakni sebesar Rp6,9 triliun lebih untuk tahun 2026 ini.

‎Kata Sutan, ada beberapa program yang tengah dan akan dilakukan tahun ini untuk mendorong peningkatan PAD. Seperti Gebyar Pajak, yang harapannya untuk meningkatkan kesadaran pajak, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor. Lalu ada juga sosialisasi Gerakan Sadar Pajak Kendaraan (GAS-KEN). "Ini teknik imbauan dan menyapa sampai ke lapisan masyarakat," ucapnya.

‎Selain Pajak Daerah, Sutan juga menjelaskan perkembangan pendapatan dari Retribusi Daerah yang saat ini realisasinya juga sudah mencapai 58,92 persen dari target yang sudah ditetapkan di tahun ini. Adapun retribusi daerah terbagi tiga yakni retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha dan retribusi perijinan tertentu.

‎"Hingga 28 Juli kemarin, realisasi retribusi total sebesar Rp143,2 miliar lebih, dari target tahun ini Rp243,2 miliar lebih. Atau jika dipersentasekan sebesar 58,92 persen dari target," jelasnya.

Sutan selanjutnya menyampaikan harapan, agar kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat. "Karena itu merupakan wujud partisipasi dalam pembangunan Sumatera Utara," ujarnya. (id144)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement