Breaking News
Memuat breaking news...

Ketika Rumus Menjadi Cahaya: Santri DATAQU Imam Syafi’i Menaklukkan Olimpiade Sains

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 September 2026 - 3.26 PM WIB
Ketika Rumus Menjadi Cahaya: Santri DATAQU Imam Syafi’i Menaklukkan Olimpiade Sains
Foto Pimpinan Dayah DATAKU Imam Syafi’i Lhokseumawe, Ustadz Abdul Halim, Lc. Waspada.id
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

“Alhamdulillah...ini merupakan prestasi paling membanggakan bagi kita semua. Kami semua mengucapkan terima kasih kepada para santri dan seluruh orang tua yang telah berjuang dan mendoakan hingga mereka bisa meraih juara di SIGMA tahun ini,” -Pimpinan Dayah DATAKU Imam Syafi’i Lhokseumawe, Ustadz Abdul Halim, Lc.

Di sebuah kota pesisir yang berdenyut dengan semangat muda, Lhokseumawe kembali menyaksikan lahirnya cahaya pengetahuan. Siswa-siswi SMA IT DATAQU Imam Syafi’i menorehkan tinta emas dalam ajang SIGMA–Science Student Olympiad 3.0 (SSSO 3.0) tingkat provinsi.

Di gelanggang Matematika, mereka bukan sekadar hadir sebagai peserta, melainkan sebagai pengukir podium: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3. Seakan ingin menegaskan bahwa ilmu bukanlah milik satu jiwa, tetapi pancaran kolektif yang tumbuh dari bimbingan dan doa. Pada cabang Kimia, medali emas kembali singgah di tangan santri DATAQU, sementara cabang Fisika menghadiahkan perunggu yang tak kalah berkilau.

Prestasi itu bukan sekadar angka di papan skor. Ia menjelma menjadi medali emas, perak, dan perunggu yang berkilau di dada para juara, simbol kerja keras yang ditempa dalam ruang kelas, laboratorium, dan doa panjang di malam hari.

Rekapitulasi Pemenang KSM Tingkat Provinsi, SMA IT DATAKU Imam Syafi’i Lhokseumawe-Aceh. Waspada.id/Ist



Pihak sekolah menyampaikan apresiasi penuh kepada para siswa, guru pembimbing, dan orang tua. Sebab di balik setiap kemenangan, ada tangan-tangan sabar yang menuntun, ada doa yang tak pernah putus, ada keyakinan bahwa ilmu adalah jalan menuju kemuliaan.

Lebih dari sekadar kompetisi, kemenangan ini adalah undangan untuk bermimpi lebih tinggi. DATAQU Imam Syafi’i berkomitmen terus mendampingi santri dalam pengembangan potensi akademik maupun nonakademik, menyiapkan mereka menghadapi panggung nasional, bahkan internasional.

Di akhir narasi, sekolah menegaskan jati dirinya: “DATAQU Imam Syafi’i: Berprestasi, Berkarakter, dan Mulia dengan Al-Qur’an.”

Sebuah pesan yang mengingatkan kita bahwa pendidikan sejati bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga pribadi yang berilmu, beriman, dan berkarakter. (Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I/WASPADA.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement