Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua DPD RI Prihatin Dengan Curahan Hati Para Hakim

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 Oktober 2024 - 6.45 PM WIB
Ketua DPD RI Prihatin Dengan Curahan Hati Para Hakim
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin mengaku prihatin dengan curahan hati puluhan hakim yang tergabung dalam Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) .

Keprihatinannya ini diungkapkan saat bertemu dan berdiskusi secara langsung terkait permintaan yang mulia para hakim dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang disebutkan akan mengkaji permintaan para yang mulia hakim dengan mempertimbangkan beberapa hal.

"Atas nama Lembaga (DPD ), Kami mengapresiasi pengabdian para yang mulia hakim di seluruh daera, baik di Pengadilan Negeri hingga di Mahkamah Agung", ujar Sultan saat merespon keluhan puluhan hakim yang berasal dari berbagai daerah, Selasa (8/10/2024), di Jakarta.

Yang mulia para hakim, lanjut Sultan, patut mendapatkan hak kesejahteraan yang layak dan berkecukupan dari negara, termasuk jaminan keamanan saat bertugas di daerah. Kesejahteraan hakim sedikit banyak menentukan kualitas penegakan hukum dan terpenuhinya rasa keadilan masyarakat.

"Kami bahkan ingin mengusulkan, jika diperlukan para hakim yang mulia diberangkatkan umroh atau haji secara gratis oleh pemerintah, bagi yang muslim" jelasnya.

Namun, sebagai utusan masyarakat daerah (DPD), kami juga berharap agar yang mulia para hakim untuk memperkuat supremasi hukum di negara demokrasi ini dengan menegakkan keadilan setegak-tegaknya.

"Yang mulia para hakim adalah wakil Tuhan di atas muka bumi ini. Di hati dan pikiran yang mulia sekalian, masyarakat mencari kebenaran dan keadilan. Oleh karena itu, jangan sampai ada hakim yang harus terpaksa menggadaikan integritasnya untuk memenuhinya kebutuhan hidupnya" tegas mantan aktivis KNPI itu, sembari berharap agar aksi pemogokan dan cuti massal ini menjadi peristiwa yang tidak kembali terjadi di masa yang akan datang. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement