Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua DPR Sampaikan Harapannya Di Momen Hardiknas

Redaksi
Redaksi
Senin, 2 Mei 2022 - 7.06 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Sesuai semangat yang digaungkan bapak pendidikan Ki Hajar Dewantara, di
momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang tepat jatuh pada hari ini, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan harapannya agar pendidikan Indonesia bisa semakin maju.

Ia menilai kunci majunya pendidikan tak hanya ada pada pemerintah, guru atau pun siswa didik, namun seluruh elemen bangsa.

"Ki Hajar Dewantara pernah menyampaikan bahwa setiap orang bisa menjadi guru, dan setiap rumah bisa menjadi sekolah. Itu artinya pendidikan dapat dilakukan dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun," kata Puan, dalam keterangannya yabg diterima Senin (2/5/2022) di Jakarta.

Puan mencontohkan, orangtua di rumah juga bisa berperan mengajarkan anaknya. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, saat sekolah digelar secara daring, maka peran orangtua sangat penting bagi perkembangan setiap anak.

"Harus diingat bahwa guru pertama anak adalah orangtuanya," tukas Puan.

Meski demikian, Puan menekakankan bahwa peran pemerintah tetap sangat penting guna mendorong pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.

Ia pun mengapresiasi sejumlah program pemerintah yang bisa berperan penting dalam pemerataan akses pendidikan.

Salah satunya adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang memberikan kesempatan bagi siswa tidak mampu untuk menyelesaikan pendidikannya sampai ke tingkat perguruan tinggi.

"Saya berharap melalui KIP ini semua generasi muda punya kesempatan yang sama dalam dunia pendidikan. KIP ini wujud kehadiran negara dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Saya tidak ingin ada anak Indonesia yang tidak bisa menempuh pendidikan tinggi karena masalah biaya," tandas.

Ketua DPP PDI-P ini kembali menekankan, pendidikan amat penting bagi Indonesia untuk menuju negara maju. Apalagi Indonesia saat ini sedang mengalami bonus demografi, dimana mayoritas penduduknya berusia produktif.

Akses terhadap pendidikan menjadi penting untuk bisa mencetak tenaga kerja yang berkualitas.

“Kita memiliki sekitar 270 juta penduduk, terbesar ke-4 di dunia. Mayoritas generasi muda yang sering disebut bonus demografi. Ini kesempatan luar biasa untuk Indonesia karena kemajuan bangsa tergantung kemajuan manusianya,” kata perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR ini sembari mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional pada seluruh insan pendidik dan peserta didik seluruh Indonesia. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement