Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua Indonesia Hijau Sumut: Bumi Saat Ini Tidak Baik-Baik Saja

Redaksi
Redaksi
Rabu, 23 April 2025 - 11.41 AM WIB
Ketua Indonesia Hijau Sumut: Bumi Saat Ini Tidak Baik-Baik Saja
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Memperingati Hari Bumi 2025, Ketua Club Indonesia Hijau Sumatera Utara, Iskandar Usman, mengingatkan bahwa kondisi bumi saat ini tidak sedang baik-baik saja.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan penanaman pohon kelapa di Bantaran Sungai Bedera Lingkungan 3, Jalan Rahmabudin Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

“Kondisi bumi sekarang sebenarnya sudah memprihatinkan. Cuaca tidak menentu, kadang panas, kadang dingin. Itu karena tutupan lahan atau tanaman kita sangat minim. Banyak yang menebang pohon tapi tidak menanam kembali,” ujar Iskandar pada Selasa (22/4)

Ia menyoroti pula soal kelangkaan kelapa yang sempat terjadi, yang menurutnya adalah akibat dari kurangnya kesadaran menanam sejak dini. “Kalau kita menunggu terus, kelapa itu butuh 4 sampai 7 tahun untuk berbuah. Tapi yang terjadi malah banyak lahan dijadikan bangunan, tapi tidak ditanami kembali,' katanya.

Iskandar juga menyinggung soal minimnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan peduli lingkungan. “Kita saja bukan warga sini, tapi kita datang dan peduli. Artinya, kita ingin mengajak masyarakat ikut terlibat. Tapi tidak apa-apa, sekecil apa pun yang kita lakukan, pasti ada hasilnya.”

Kegiatan ini mendapat dukungan dari PLN sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan. Sebanyak 100 bibit pohon kelapa dibagikan kepada masyarakat sekitar dan akan ditanam di wilayah Lingkungan 3.

Perwakilan PLN menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung masyarakat setempat.

Iskandar berharap, pohon-pohon kelapa ini bisa dirawat dan dimanfaatkan secara ekonomi oleh masyarakat. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk ikut mengawal dan melanjutkan penanaman pohon kelapa ke depannya.

“Kelapa itu tanaman khas pesisir, kuat hidup dan punya nilai guna. Maka dari itu, kita tanam kelapa dan harapkan keberlanjutannya bisa dijaga bersama,” pungkasnya.

Hadir dalam giat itu, sejumlah organisasi wartawan seperti SMSI Medan dan wartawan unit DPRD Medan dan sejumlah organisasi lainnya. (Cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement