Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua PNA Bener Meriah Santuni 300 Anak Yatim Piatu

Redaksi
Redaksi
Rabu, 11 Januari 2023 - 10.01 PM WIB
Ketua PNA Bener Meriah Santuni 300 Anak Yatim Piatu
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

REDELONG (Waspada): Ketua Partai Nasional Aceh (PNA) sekaligus ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Bener Meriah Edi Zulkifli menyantuni 300 anak yatim di daerah itu, Rabu (11/1).

Bentuk rasa kepedulian sesama umat muslim terkhusus para anak yatim dan piatu, Edi Zulkifli berbagi keberkahan khususnya yang berada di Kecamatan Timang Gajah dan Kecamatan Gajah Putih kabupaten setempat.

Penyantunan anak yatim piatu tersebut berlangsung di kediamannya di Desa Damaran Baru, Cafe Aradoor.
Edi Zulkifli menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut.

Acara diawali dengan shalawat Nabi yang dioandu oleh Tgk.Muzakir serta pembacaan doa oleh Imam kampung.

Pada kesempatan itu Edi Zukifli mengatakan anak yatim-piatu itu juga merupakan saudara kita dan anak anak kita yang juga perlu kita jaga baik kebutuhan moril dan materilnya. "Anak yatim dan piatu yang kita undang berjumlah 300 orang," sebutnya.

"Semoga apa yang kita lakukan dan yang kita berikan hari ini mendapatkan berkah dari Allah SWT dan bisa bermanfaat bagi kita semua, terkhusus bagi para anak yatim- piatu,” harap Edi.

Tampak dalam kegiatan sosial yang dihadiri Pj. Bupati Bener Meriah, Kajari, Kadis Syariat Islam, Dandim 0119 itu, Edi Zulkifli langsung menyerahkan secara simbolis bantuan berupa amplop dan makanan kepada para anak yatim-piatu yang berada di dua kecamatan tersebut.(cno)

FOTO : Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) sekaligus Ketua PNA Kabupaten Bener Meriah,Edi Zulkifli menyantuni 300 anak yatim.Waspada/Sumarsono

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement